Tampilkan postingan dengan label Surat Cinta #11. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Surat Cinta #11. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Januari 2011

Bersama Kalian, Dunia Begitu Indah

Buat kakakaka ABThree
Formasi Widi Lusi Nola
@Be3music @widimulia @riafiNOLA



Halo kak Widi Lusi dan Nola,

Tibatiba aku teringat kalian bertiga lagi loh garagara proyek #30HariMenulisSuratCinta yang mengharuskan aku nulis surat cinta untuk selebritis. Walau ABThree sekarang udah nggak eksis lagi, tapi aku tetep milih nulis surat cinta buat kalian. Soalnya kalian pernah jadi bagian dari sejarah hidupku #apeu

Seharusnya proyek ini diadainnya sewaktu aku SMA. Waktu itu kalian bertiga sedang ngetopngetopnya. Aku juga lagi sukasukanya, maklum deh ABG. Tapi terus terang, kesukaan aku sama kalian bukan Cuma perkara kalian semua cantikcantik. Kalian semua punya suara yang bagusbagus dan berkualitas. Suka sama kalian itu bikin aku selalu berpikir positif, ingin selalu berprestasi kayak kalian.

Iya, aku ngefans banget sama kalian sebenernya sejak kalian masih suka nyanyinyanyi di Asia Bagus. Waktu itu sih kakakku suka nonton, jadi suka ikutan nonton. Terus pas dibentuk jadi grup, tambah suka lagi. Album pertama kalian yang Cintailah Aku itu, aku paling suka lagu Tak Kan Berhenti, soalnya bikin semangat banget. Liriknya itu loh “Hidupku, penuh gerak dan warna takkan berhenti. Kurentangkan tangantangan kecilkum raih kemenangan...”. Terus suara kalian bertiga benerbener nambah power di lagu itu. Panteslah kalian menang lomba tingkat internasional terus. Koreografi kalian juga selalu menakjubkan. Kagum sama kalian yang bisa nyanyinyanyi sambil menari indah tapi nggak binal.

Tapi sebenernya, sebelum keluar album itu, aku udah denger single kalian yang “Biar” itu loh di radio TMI dulu. Single itu nggak banyak yang tahu, padahal enak juga. Liriknya pasti disukai ABGABG model aku saat itu... “Apa bila memang tiada lagi, perasaaan yang dulu pernah ada. Namun cinta di hatiku ini, tiada pernah akan berubah...”. Sekarang juga aku nggak pernah denger lagu itu sih...kalau kalian ada, aku mau loh di kasih MP3-nya.

Oh ya, waktu suka sama kalian dulu. Aku nggak Cuma beli semua album kalian. Aku juga beli seluruh majalah yang ada kaliannya. Aku nggak pernah langganan majalah, tapi kalau kebetulan majalahnya lagi ngebahas kalian, aku belabelain beli deh walau harus gak jajan dulu beberapa hari. Aku inget banget dulu ada bonus suplemen kayak buku kecil dari majalah Aneka. Itu sebenernya promo-nya sabun Lux, tapi di situ ada tipstips juga. Aku ngikutin loh, tips biar suara bagus di starter kit itu. salah satunya adalah nggak minum es dan latihan a-i-u-e-o tiap pagi. Sempet aku setahun nggak mau minum es dan rajin latihan a-i-u-e-o setiap pagi dong...

Terus, aku nggak akan ngelewatin kalau kalian tampil di TV. Kadangkadang kakakkakakku sebel sih kalau kalian lagi tampil, karena TV-nya aku kuasain, remotnya aku pegang. Sampe kalian selesai tampil, baru deh terserah mau diganti apa nggak. Soalnya, aku kan remaja yang nggak berlebihan dalam soal keuangan. Jadi nggak bisa beli tiket konser kalian.

Dulu di kamarku ada beberapa pin up kalian yang kudapet dari majalah. Tulisantulisan tentang kalian juga aku kliping. Tapi nggak tahu deh sekarang kemana. Semenjak lulus SMA, aku kok mulai tidak mengikuti jejak kalian. Terakhir yah aku punya album Nyanyian Cintamu itu tahun 1999. Soalnya kalian kan baru bikin album lagi pas tahun 2002, waktu itu aku udah kuliah dan mulai nggak merhatiin perkembangan musik #tsaaah demo melulu kali yah hihihihi padahal gak pernah demo juga.

Garagara suka sama ABthree juga aku punya sahabat pena, namanya Nurina, anak Bekasi. Ya ampun, padahal Cuma bekasi ajah yah, bisa disamperin. Sampe sekarang nggak pernah ketemu dia. Suratsuratnya sih masih ada. ih jadi pengen nyuratin Nina deh...terus reunian fans ABthree gitu..

Oh ya, terus terang, aku juga agak kecewa sih setelah formasi ABThree diubah. Kak Lusi keluar, digantiin Cintya Lamusu. Suaranya sih emang bagus, tapi fromasi Widi-Lusi-Nola itu udah pas banget. Percampuran suara kalian bertiga itu ibarat pepatah panci ketemu tutupnya hahahaha pengadaian yang aneh sekali yah...Aku bingung juga sih jelasinnya, soalnya nggak gitu ngerti teoriteori perpaduan suara kan yah. Intinya formasi Widi-Lusi-nola itu udah saling ngisi, jadi didengernya enak.

Belakangan ini juga, aku kalau karoke selalu nyanyiin lagu Kerinduanku. Terus jadi inget video klipnya yang hujanhujanan itu. Itu video klip kalian yang paling aku suka. Setelah aku pikirpikir, mungkin aku suka karena ada hujannya. Entah mengapa aku suka banget hujan. Hujan itu bikin jadi dramatis dan hangat. Iya nggak sih?

Nah, akhirnya aku mau ngucapin terima kasih buat kalian bertiga soalnya kalian udah jadi roll model yang bagus di masa remajaku. Semenjak kenal kalian aku nggak minderan lagi karena jearawatan. Nggak minder lagi karena nggak bisa jajan di mall kayak tementemenku. Aku ngerasa jadi remaja yang semangat mengejar mimpi waktu itu. Gak sedihsedih melulu atau berdrama tidak jelas. Nggak berhenti melakukan sesuatu karena ngerasa paspasan. Aku jadi pengen ngasih sesuatu yang terbaik terus. Merasa bener-bener menikmati duniaku saat itu walau tidak sama seperti remajaremaja lain. Aku ngefans sama kalian dengan caraku sendiri. Mengagumi kalian dan mengambil halhal baik dari kalian. Walau mungkin banyak yang mencibir “ih..cowok kok sukanya ABThree.....!” Biarin ajah. Buktinya, aku yang nggak bisa ikut bimbel kayak tementemenku yang kaya itu, berhasil lulus UMPTN, dengan modal belajar sendiri. Iya kan...?

Jadi sekali lagi terima kasih telah menjadi public figure yang memberikan inspirasi positif bagi penggemarnya, khususnya remaja seperti saya dulu. Kalian sedikit banyak memberi andil pada hidup saya saat ini. Saya selalu merasa dunia saya indahindah saja sampai saat ini, seperti lagu kalian ini kan:

“Dunia begitu indah
Na na na na na na
Tak perlu keluh kesah
Yang hanya membuat kecewa

Waktu tak akan menunggu
Jangan kau termangu
Buatlah langkah baru
Yang lalu biarlah berlalu”

Terima kasih Widi-Lusi-Nola....

kecup,
Em

(dikirim oleh @omemdisini di www.penyairduamusim.blogspot.com)

Cerita

Kepada
@deelestari

Selamat malam,

Sejujurnya saya lebih menikmati kata-kata yang kau tulis daripada saat kau melantunkannya dalam untaian nada. Tapi makna yang kau senandungkan dalam lagu Peluk membuat hati saya teriris karena teringat tentang pergumulan ego dengan yang terkasih.

Skandal Diva dan Margono-Sang Guru Besar salah satu universitas ternama di ibu kota yang kau ceritakan membuat saya selalu menanti apalagi yang akan kau ceritakan.

Kemudian saya tertampar dengan cerita kue kuning dan surat yang tak pernah sampai. Sepertinya kau bisa menebak dengan mudah kenyataan hidup yang orang-orang alami termasuk saya.
Saya menikmati ceritamu dengan segelas kopi hitam tanpa gula atau terkadang sambil merebahkan kepala di kasur. Tapi yang kau ceritakan bukan dongeng sebelum tidur.

Saya mulai bertanya apakah kau akan memberikan aku kejutan ? Yah tentu saja, kau bercerita tentang kisah lelaki autis dengan nyanyian merdu. Saya terbuai dan ingin menggenapkan refleksiku hingga tercipta suatu Rectoverso.

Kau senang ketika saya gembira dan tenggelam dalam ceritamu, maka kau hadiahkan saya sebuah perahu kertas pengantar pesan yang dihanyutkan diatas riak sungai kecil ditemani awan yang berarak.

Maka pemikiran apalagi dari kau yang tidak bisa saya nikmati karena semua cerita terangkum dalam buku-buku. Semua cerita yang kau sampaikan begitu indah, tapi yang lebih penting otak yang kau miliki begitu cemerlang hingga sedemikian rupa bisa tertuang dalam bentuk tulisan.
Kisah yang kau tulis menguatkan saya, pemikiran kau memberi saya inspirasi.
Bilakah kita saling berbagi cerita suatu hari nanti sambil minum kopi, Dee ?
Oya peluk cium untuk Keenan dan Atisha ya, Dee
Dan rasanya ini bukan surat cinta…

Pengagum kau,
-NanDa-

(dikirim oleh @ZahriMaya di http://sofacokelat.tumblr.com)

Sinonim Kegigihan

Kepada @ramawidi


















maaaaaaap banget saya copet fotonya dari fb. maaaaaaaf T__T


Saya pertama kali melihat kamu ketika saya masih memakai seragam putih abu-abu dan kamu baru saja kuliah di Austria. Malam itu saya berperan sebagai anak SMA yang terpaksa menemani ayahnya menonton konser Cikini Klasika. Waktu itu pukul 9 malam di Taman Ismail Marzuki dan MC memperkenalkan kamu sebagai mahasiswa Indonesia di Austria yang mengambil kuliah musik.

Saya lalu membenarkan posisi duduk saya. Saya mengambil booklet dan berusaha membaca profil kamu dalam keremangan Graha Bhakti Budhaya. Lalu kamu berhenti bermain biola dan duduk di belakang harpa.

Bertahun-tahun setelahnya saya kembali duduk di menonton kamu. Kali ini jauh lebih istimewa, karena ini resital harpa kamu. Jauh sebelum saya membeli tiket konser malam itu, saya banyak mencari tahu tentang kamu.

Kamu adalah sosok yang begitu menginspirasi saya. Buat sebagian orang mungkin kamu musisi handal. Buat saya, Rama Andhika Widhi adalah sinonim dari Kegigihan.

Kamu pernah menganjurkan saya untuk membaca sebuah buku motivasi/pembangunan diri. Saya lalu ke toko buku membelinya. Saya membacanya seperti yang kamu anjurkan. Tapi saya tahu saya hanya cukup meniru hal-hal baik dalam diri kamu untuk memotivasi/membangun diri saya.


Setelah konser panjang kemarin, pulanglah ke Jakarta
Kamu punya hutang ngopi bareng saya :)

(dikirim oleh @riztarizta di http://riztariztarizta.blogspot.com/)

Pria di !nsert Siang Itu

Mas Indra Herlambang,

Sosok sempurna dari Desain Komunikasi Visual Institut Teknologi Bandung angkatan 1995. Ah, kenapa aku belum kuliah pada saat itu? Masih sibuk dengan mainan kerincingan dan boneka barbie yang dibelikan ayahku. Bukannya sudah berumur sekitar 18 tahun pada waktu itu dan menikmati romansa denganmu, Sayang. Mungkin cocok bukan, yang prianya dari jurusan DKV, yang ceweknya jurusan teknik geologi. Yang kalau dipikir-pikir apa nyambungnya, tetapi biar deh. Namanya juga berandai.

Kalau lagi libur, aku bela-belain buka Trans TV acara !nsert siang untuk melihat wajahmu yang unyu, yang ketampanannya tak akan pernah sirna, yang benar-benar cool waktu berdansa suju. Harus tahu ini deh, tidak seperti yang kamu bilang di !nsert dulu, bukan kamu yang harusnya suju(d) ke suju, harusnya mereka suju(d) ke kamu karena ketampanan dan kekerenanmu yang tiada tara.

Jadi wajar saja kalau aku benar-benar mengamuk ketika menemukan bahwa kadang-kadang host !nsert siang bukan kamu, Sayang.

Tahu tidak, kau benar-benar menakjubkan. Bahkan kacamatamu pun ganteng.

Lalu umurmu sudah nyaris 35 tahun, kenapa belum menikah?

Menikah denganku saja, mau kan?

Bisous.

PS: Tolong sampaikan pada @indraherlambang


(dikirim oleh @sophielavoine di http://lettredamourpourtoi.tumblr.com)

Surat Untuk Mas Gatot

Jogja di senja yg berhujan.
24 January 2011, hari ke-11

Dear, Kak Vino @VGB_Rockz
#bismillahhirohmanirrohim #gemeteran #deg-degan #yaAllah semoga dimuat
#yaAllah semoga kavino baca #semoga kavino suka #amiin yaAllah #kecup Allah swt :*

Mas gatoooott.. ini aku yg waktu itu tweet nya kmu reply euyy..
*Oh yuka pasti kavino ga akan inget jg sm kmu, dia kan hrus mengingat dan mengamalkan naskah hihii* udah ah ga mau kebanyakan basabasi ntar kepanjangan soalnya kavino masih harus baca banyaaaakk tulisanku nanti, tengok ke bawah deh pasti panjang hihi..

Cuma pengen kavino tau, dulu ak pernah posting d blog ttg kmu..
Harapan buat dibaca kavino siy waktu itu kecil, tapi semenjak ada pak pos ku Om Em datang ke bumi dia pasti dengan senang hati menyampaikan ini. Baca yaa klo cape brenti dulu ambil nafas sm minum hihi.. Sebelum baca skalian mau bilang sukses buat Arini nya ya.. Kecup bwt ka Upi sm Lil monster. Selalu cinta sm aktingmu.. ♥ (psSstt..saya pengen poto brg ngeheheh:)


with luv ka ♥

Saturday, 21 November 2009
Kamu..
Iyaa kamuu..
Yang akhir-akhir ini membuat saia menjadi ingin :
Teriak,
Histeris,
Ketawa,
Ngikik,
Geregetan,
Sedih,
Terharu,
Ga tega,
Pengenn ktemu,
Senaaaang,
Dan kembali brasa jd anak SMA lg hahahha..

Kamu yg terlihat :
Badung,
Urakan,
Handsome pisan,
Tampan banget,
Ganteng ajaa..
(hee sama aja y keknya)
Hmmmpp..dan yg pastii..
Always Rock n roll laaahhh.. ^_^













Mas Gatot..

Yaa ini mas Gatot idola baru saia..
Nama aslinya siy Vino G Bastian..
(hehehheheh.. sosok ini yg membuat kehebohan di blog dan mengacak-acak mimpi saia hohoho)
Sengaja saia juluki mas Gatot supaya saia bebas menyebut dia dimna-mna abis jujur aja sebenernya agak malu jg siy umur segini posting beginian
(kebetulan baru tanggal 17 kmrn saia tiup lilin ke 23 ehehhe..)
Tapi maw gmn lg naluri saia terlalu tinggi untuk memuja Mas Gatot huyuhuyuhh..
(saat nya mau bebas berekspresi plus berlebay-ria disini)











with junot @RCRR


Mas Gatot.. Oh Mas Gatot..

Daritadi yg pd baca pasti bertanya-tanya mengapa saia menjulukinya demikian.
Hmm..biar saia beritahu Mas gatot itu artinya adalaahhh..
jeng jeng jeng...
GAnteng TOTal hahayyy.. ^_^
(liat deh bodynya harusnya julukan buat dy Gatotkaca ya eheheh)

Dari sejak nonton Realita Cinta dan Rock n roll udah suka tapi ya suka biasa aja ga separah sekarang sampe search ke google gtu sgala (pengakuan) hahahah..
Ini gara-gara seminggu dua kali berturut-turut nonton film nya dia.
‘Punk In Love’ sama terakhir kmrn ‘Serigala Terakhir’.
(My Adol kmu turut berpartisipasi dlm meracuni tontonan ini hww)

Dari judul ke judul film nya Vino yg sudah saia tonton siy acting nya kliatan banget makin okee.. Apalagi yg adegan nangis di penjara di film Serigala Terakhir. Saia juga hampir ikut mw nangis lho.. Hmmm..tp untungnya sebelah saia ada si Adol, jd inget malu ko nonton aja pake nangis segala eheheh dikata lagi nonton film india apa hew..

Google si baik hati yg membantu saia menemukan informasi all about mas Gatot (hihi..segitu niatnya ya gw). Selain foto-foto tampannya seperti yang saia pampang di page ini akhirnya saia menemukan "The Real Vino G Bastian."

Kenyataan-kenyataan yg membuat saia tertawa cekikikan ketika membaca, mengerutkan kening ketika berpikir, dan WOW satu kata bwt sesuatu yg luar biasa ttg dia. Yang perlu di garis bawahi siy kenyataan yg membuat hati saia remuk redam hohohoo.. Dah punya cewe boo.. Mba Upi nma nya sutradara film termasuk film Serigala Terakhir nya dia.

Sangking sering baca blog nya mba Upi saia jd semakin tahu klu mreka benar-benar pasangan yg rock n roll. Satu favorite page blog nya mba Upi yg berlabel “My Vino”, di situ Vino nulis banyak ttg dirinya. Anak bungsu dari Bastian Tito yg melahirkan tokoh superhero “Wiro sableng 212” ini ternyata beda dalam pikiran saia selama ini.

Saia pikir dia totally brutal seperti peran-peran yg di mainin di film nya yang ga jauh-jauh dari narkoba dan kehidupan keras ibukota. Tapi di salah satu tulisan yg dia tulis sendiri saia baru tahu sosok the real Vino yg sebenarnya.

Hanya sebagai penyambung tulisannya. Supaya orang-orang terdekat saia pun turut membaca. Mengutip dari tulisan nya tentang makan malam dengan Sid Vicious, Kurt Cobain dan Jim Morisson.








dok.radt dan jani


Kira-kira begini kalimatnya :

“gue cuma pengen ngobrol dan nanya kenapa sih mereka mati sia-sia setelah bersusah payah membangun karir mereka."

Buat gue drugs it's soooo.. not Rock n Roll!! Cuma orang gila yang bilang drugs itu Rock n Roll. Shit man, pernah gak sih lo bayangin kalo mereka gak mati muda, berapa banyak lagi karya yang mereka masih bisa buat???? Kenapa sih mereka harus ngelakuin kebodohan itu???

Gue selalu inget kata-kata 'hidup itu pilihan', tapi gue gak pernah inget ada orang yang bilang 'mati itu pilihan'.

Itu artinya kematian bukan merupakan pilihan, kan? So? .....”

-VGB-

Jadi inilah membuat saia makin jatuh hati pada mas Gatot.
Saia memang bukan lagi pelajar SMP atau SMA yg bs teriak-teriak histeris tanpa malu mengagumi band atau tokoh idola nya. Tapi saia di anugerahi dapat merasakan kagum pada suatu hal atau seseorang. Jadiiiiii…

Vino G Bastian idola saya. Masalah?*

*lagi-lagi dikutip skaligus diplesetin dari blog nya mb Upi yg asli nya gini :
“Vino G Bastian pacar saya. Masalah?” ditulis oleh mba Upi yg lg dongkol2nya atas pemberitaan media ttg hub mreka.

PS: Bwat mba Upi, saia jg mengidolakan karya-karyamu.
Someday saia jg pengen nulis naskah u/bs mb Upi film kan syukur2 klu Aktor nya Vino hehheh amiinn.. (dreamer bgt y saia hihihi)
eniwe untuk kalian bdua.. Ups with VGB.. go ON!!!! ^_^

(dikirim oleh @ukakuiki di http://www.perempuan-hujan.blogspot.com)

Surat Cinta Untuk Andika Kangen Band

@Andikakangen

Dear Mas Dika,

Boleh kan saya panggilnya Mas Dika?
Mohon maaf sebelumnya perlu saya jelaskan disini, surat cinta ini saya buat bukan karena ngefans berat sama Mas Dika tapi karena saya prihatin melihat, mendengar dan membaca Mas Dika selalu diolok-olok dimana-mana.

Saya paling gak suka liat orang dihina karena fisiknya. Sudah sering banget saya denger Mas Dika dibilangin kampungan lah, norak lah bahkan ditwitter selalu jadi bahan olok-olokan karena wajah Mas Dika enggak tampan seperti Indra Brugman atau para personil SM*SH. Tenang saja Mas Dika, walaupun para personil SM*SH pada tampan saya tetap enggak ngefans juga dengan mereka, walaupun selalu penasaran liat mereka tampil. Loh kok jadi ngebahas SM*SH sih.

Oya Mas Dika, saya punya teman juga dulu, teman satu geng yang enggak cantik dan bodynya juga enggak aduhai. Saya heran dengan teman satu geng saya yang lain yang suka banget menghina dia secara fisik, walaupun hinaan itu enggak berani mereka bilang didepan orangnya tapi saya jadi jengah ngedengernya. Kan orang gak bisa memilih waktu lahir mau dikasi wajah tampan atau cantik. Tuhan sudah menciptakan kita dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing kan. Buktinya Mas Dika jago nyanyi, sukses ama Kangen Band dan punya istri cantik pula. Nah, balik lagi ke temen saya itu, saya lalu bilang sama temen-temen lain yang suka menghina supaya enggak lagi berbuat begitu karena bagaimanapun kita satu geng, masa saling menghina. Eh malah saya yang dimarahin lho Mas, dibilangin sok ngebelain, sok alim dan sebagainya. Akhirnya saya dikeluarkan dari geng dan teman saya yang saya belain itu enggak dikeluarin. Saya sendirian, gak punya geng dan gak gaul lagi. Sedih banget.

Nah saya tau juga konsekuensi nulis surat ini, pasti nanti saya dibilangin sok ngebelain Mas Dika, sok Alim dan sebagainya, tapi gak pa pa. Yang penting saya sudah menyuarakan apa yang menurut saya enggak benar. Saya gak suka Mas Dika dibilangin jelek atau dijadikan bahan olok-olokan. Tapi tenang aja Mas, orang yang bilang kaya begitu belum tentu dia lebih hebat dari Mas Dika.

Jadi saya harap Mas Dika tetep kaya sekarang, rendah hati dan enggak emosi kalo ada yang ngata-ngatain. Jangan sampe mukul orang lagi ya Mas..
Sekian ya suratnya. Sukses terus ya, buktiin ke orang-orang itu kalo kekurangan fisik tidak menghalangi orang untuk berkarya.

Salam,

Utary


(dikirim oleh @utary di http://myutary.blogspot.com)

Sepertinya Aku Suka Jadi Anak-Anak


Selamat siang teman-teman, selamat siang Bapak dan Ibu Pos Cinta...

Hari ini aku senang,
Karena setiap yang membuat surat cinta akan diberikan tugas membuat surat cinta kepada selebritis atau tokoh lain.

Karena aku seorang pencipta lagu (walau tid ak ada yang tanya). Di surat ini, khusus aku persembahkan kepada pencipta lagu anak-anak yang telah ada dari beberapa dekade. Meskipun kini beliau telah meninggal dunia. Setiap hari aku masih mendengarkan lagu-lagunya di Taman Kanak-Kanak sebelah rumah.

Yap!
Beliau adalah Almarhum Abdullah Totong Mahmud atau yang lebih dikenal dengan nama AT Mahmud.
Hey, Tempat lahirmu di Kota Palembang yang bersebelahan dengan Kota Jambi. Senang sekali mengetahuinya...















Telah banyak karyamu yang sering kunyanyikan kadang sendirian dan kadang bersama keponakan-keponakanku. Dan "Ambilkan Bulan Bu" mengingatkan aku pada masa kecil serta Almarhumah Ibu.



















(dikirim oleh @rizkymamat di http://rizky-muhammad.blogspot.com)

Indonesian Hero

Buat @iwanfals


Hallo oom…
Nama saya Steno Ricardo. Saya ngefans banget lho sama oom Iwan Fals, sampe-sampe waktu SMA saya punya geng namanya djenggo fals. Kata djenggo itu awalnya pas lagi pelajaran sejarah. Ada kata djenggo di buku sejarah kita. Sampe sekarang kita ga tau artinya apa. Hehehe
Kita bikin kaos, jaket, dan logonya bikin sama tattoo artist temen saya yang namanya chilox tank ancur, nama di twitter @chilhooxs dan sampe sekarang saya ga tau nama aslinya siapa, padahal baru aja dari kawinannya.

Djenggo fals itu kumpulan dari anak2 SMU Islam Al-Azhar Pejaten yang suka gonjrang gonjreng gitar sambil nyanyiin lagu2 oom kalo lagi nongkrong.

Kita sering dipanggil sama guru BP bukan cuma karena kasus tapi terkadang para guru minta tolong bantu mereka menyebarkan ‘niat’ baik mereka, tapi seringan kita tolak
Bandelan2 kita bukan model bandel maen cewe gitu oom… Yaaa berantem sih iya tapi bukan tawuran lho. Kita mendominasi sekolah karena banyak hal2 kreatif lucu2 yang kita buat. Sampai kakak kelas, adik kelas, guru, bahkan kepala sekolah kenal dan sayang sama kita.

Ada si Fikri, dia teman sebangku saya selama 3 tahun (bosen oom), sekarang dia melanjutkan kuliah di jerman. Baru2 ini kita telp2an trus saya tanya ke dia “kri… Lo disono dengerin lagu apa?” Dia jawab “wah ten… Darah gw masih iwan fals. Waktu SMA, dia bisa dibilang….. aduh malu nih, bilang ga yah… Bilang deh “Pentolan” (iya oom norak emang)

Si dedon, temen saya yang akhir2 ini minta ditemenin mulu, lagi PMS (Pre Married Syndrome)… Susah oom nemenin orang yang mao kawin, banyak maonya. Dia itu idola di SMA, ganteng dan sangat teramat kaya raya sekali, tapiii… Dia ga pernah menunjukan itu karena sifatnya yang teramat sangat sederhana sekali. Bertahun2 dia kuliah di Boston, dan sekarang dia punya rumah sendiri di daerah kemang, dan tau ga oom pajangan dirumahnya? Potongan-potongan koran tentang oom yang dibingkai sama dia.

Kalo si kiki @kikoys adalah teman yang sangat loyal. Dia jagoannya djenggo fals oom, kuat bener. Anaknya ganteng dan pernah pacaran lho sama keponakan oom, si Arsy. Ssssttt… Itu masa lalu oom, ga usah dibahas. Dia sempet mention oom lewat twitter tapi kayanya ga dibales. Bales dong oom… Sahabat saya tuh.

Ada juga si Dhany @dhanz_i panggilannya condet karena rumahnya di condet. Dia anak yg paling lurus di djenggo fals oom. Dulu rumahnya jadi salah satu ‘base camp’ djenggo fals, karena ada internet sepuasnya (dulu internet masih langka). Sekarang dia kerja bareng sama saya, anak yang baik dan stabil. Dia yang suka ‘nge-rem- saya kalo saya terlalu berani ambil resiko dalam bekerja.

Wah… Masih banyak oom temen-temen yang lain yang ga bs saya ceritain. Ada nanang, safik, wiwid, takim, edo, lia, arief, dll… Termasuk juga keponakan oom, si kembar Arsy dan Arky
Sampai detik ini kita masih bisa telp berjam2 beda benua cm karena kangen2an doang, dan itu cowo sama cowo lho oom. Anak jaman sekarang jarang banget yg kaya begitu..

Oom… Kalo ngetwit yang panjangan dikit dong, masa twit “hehehe” doang, yang mention banyak bener, curang dia mah. Saya pernah nyoba ngetwit kaya oom “hehehe” doang, boro-boro dimention, yang ada di unfollow. Sampe akhirnya saya bikin hashtag #tweetgayaiwanfals
Dari apa yang saya alami, saya merasa lagu-lagu oom mempunyai kekuatan ‘bertahan’ untuk menghadapi situasi. Kita anak2 djenggo fals adalah anak-anak yang kuat dalam menyikapi situasi dan beban2 dalam kaliber besar.

Dan kita mempunyai hubungan persahabatan yang aneh. Sampai sekarang kalo lagi ngumpul masih aja lagu-lagu oom diputer. Dan becandaan kita masih sama kaya jaman dulu. Kekuatan ‘loyalitas’ udah ter-doktrin ke otak kita masing-masing.

Waktu oom jadi cover di majalah ‘TIME’ dengan judul “Indonesian Hero” kita anak-anak djenggo fals adalah orang2 yang paling setuju dengan hal itu, karena kita adalah saksi dan bukti nyata dari kekuatan lagu-lagu oom.

Kami anak-anak djenggo fals bukan hanya bisa melihat kehidupan dari kesederhanaan, tapi kami bisa ‘merangkulnya’, Alhamdulillah. Oom Iwan Fals adalah pahlawan kami.
Terus berkarya yah oom… Kalo ada acara ngumpul2 dirumah arsy ikut yah oom, banyak yang mao kita share.

Terima kasih oom Iwan Fals… Indonesian Hero

Steno Ricardo
Prajurit Oom

(dikirim oleh @stenoricardo di http://mysplitego.tumblr.com/)

Surat Cinta #11: Kepada "The Heart of The Matter"

Waktu saya pulang dalam keadaan patah hati. Saya banyak menangis diam-diam. Sepanjang di angkot, mata saya basah terus entah kenapa. Memangnya kenapa kalau menangis? bukankah yang aneh itu yang justru tidak pernah menangis.

Banyak gundah di hati. Lalu saya pun tidak dapat mengobrol dengan siapa-siapa. Kalau sudah begitu, yang saya lakukan adalah cepat-cepat pulang ke rumah. Ganti baju longgar. Matikan lampu kamar, lalu nyalakan CD, putarkan lagu-lagumu.

Saya akan tidur menghadap ke dinding. Menyusupkan tangan saya ke bawah bantal. Lalu tidur dengan hanya mendengarkan detak jantung di kuping saya. Memejamkan mata saya. Lalu tetap mendengarkan lagu-lagumu.

Beberapa track dari album favorit yang sering sekali saya putar. Tapi lalu ada satu lagu yang sering sekali saya putar berulang-ulang itu adalah lagu “The Heart of The Matter” dari album Testimony: vol.1, Life & Relationship.

“Forgiveness..forgiveness.”

Kata terbaik yang saya dengar setelah itu. Kata yang menusuk hati saya, kemudian membuat mata dan pipi saya basah. Cairan hangat yang keluar dari mata saya pun bertambah banyak, tapi saya menikmatinya. Saya biarkan saja mereka.

Ketika tidak ada seorangpun yang dapat kamu ajak untuk berbagi. Ada lagu yang mendengarkanmu. Ada lirik yang memelukmu. Ada air mata yang mengecup pipimu perlahan. Lalu ada bantal untuk menyembunyikan mata bengkakmu.

“The Heart of The Matter” adalah salah satu judul lagu yang akan selalu saya putar. Berulang-ulang. Ketika saya mau mengampuni dan terlalu berat untuk melakukannya.


weheartit


Terima kasih India Arie, mengajarkan saya untuk melakukannya.

untuk SHEILA ON 7 (MY BEST BAND)

Haiii Mas Adam, Mas Brian, Mas Duta and Mas Eross apa kabarmu disana?
Sheila On 7...
Hmmm, selalu ada kebanggaan tersendiri kala aku menyebut nama band kalian. Ya, sudah 11 tahun aku mengagumi kalian, dan tak pernah sekalipun aku bosan terus ada disamping kalian, memutar lagu2 kalian, mendukung kalian sepenuh hati.
Bagiku Sheila On 7 bukan band fatamorgana dimana ketika kalian bersinar terang kalian begitu dipuja2 dan begitu kalian mulai tak dikenal kalian lenyap begitu saja.
Ada rasa bangga, rasa haru, rasa sedih, sesak, senang, bahagia, pokoknya segala rasa berkecamuk didada ini dan tak bisa digambarkan dengan mudah saat melihat single “Hari Bersamanya” diputar diberbagai acara musik di telvisi dengan sambutan yang luar biasa.
Hmmm, akhirnya...
Setelah 2 tahun menanti, setelah 2 tahun banyak mendengar hal2 tidak enak ditelinga tentang kalian, kalian buktikan bahwa kalian masih ada dan mewarnai blantika musik Indonesia dengan warna musik tersendiri yaitu “Sheila Music” dimana ide2 atau kreasi dalam bermusik dimunculkan secara spontan, menampilkan lirik2 yang gampang dicerna, nyantai, tapi gak bisa disebut biasa aja karena kalian selalu memberikan yang terbaik yang kalian punya dan itu luar biasa bagiku.
Kalian tau, saat sebagian orang meninggalkan kalian, saat sebagian orang bilang kalian bubar, saat sebagian orang bilang kalian gak laku karena jarang muncul di TV, saat sebagian orang menuding kalian kalah pamor dengan band2 baru, saat kalian dirundung masalah karena keluarnya Mas Sakti yang memilih mendalami agama, saat sebagian orang bilang kalian hanya mengais sisa2 kesuksesan, saat sebagian orang bilang kalian sudah habis masanya.
Saat kata tak sama dengan hati, saat jiwa tak selaras dengan raga, saat mimpi dan khayal tak sejalan, saat duka berkubang nelangsa, saat ikatan pertemanan tak lagi mampu menguatkan, saat ideologi tak mudah untuk disamakan, saat hati tak lagi percaya pada diri, saat profesional kerja dan nilai2 pertemanan kalian pondasinya sudah mulai goyah dan saat sebagian orang sudah mulai menyangsikan kalian akan bisa bertahan.
Saat itulah, aku bersama anak2 Sheilagank tetap ada, mendukung, mensupport, dan berusaha melakukan yang terbaik buat kalian (mendengarkan lagu2 kalian dan tetap menjadikan kalian kebanggaan).
Aku dan Anak2 Sheilagank berkeyakinan bahwa kalian akan selalu mampu memutar roda ini.
Dan sekarang, kalian buktikan itu, banyaknya ganjalan dalam kisah band kalian gak bikin kalian nyerah. Dan itu bikin kalian, aku dan anak2 Sheilagank nyadar bahwa “segala bentuk masalah itu sebenernya bisa di omongin dengan bebas, dan gak perlu ada enak dan gak enak lagi!”.
Yap, masalah2 itu bikin ikatan pertemanan, persodaraan dan kekeluargaan kita makin erat. Makin bikin kita punya soul and taste. Makin bikin kita memantapkan hati untuk 1 tujuan, "saling berbagi, saling memberi (simbiosis mutualisme)".
Buktinya sekarang kita (Sheilagank & Sheila On 7) ada tidak hanya untuk Sheila On 7. banyaknya Sheilagank yang loyal, asli dan terkordinir disetiap wilayah diseluruh indonesia membuat kita banyak melakukan hal2 yang bermanfaat. Contoh kecilnya: ketika bencana Mentawai dan Merapi, kita semua turun mengumpulkan dana untuk membantu sodara2 kita tanpa pamrih dengan kerja keras kita sendiri untuk sodara2 kita.
Senang sekali rasanya bisa jadi bagian dari Sheila On 7 . ya, mengagumi kalian adalah anugerah terindah bagiku, karena dari kalian, aku belajar banyak hal yang berguna bagi hidupku (belajar bagaimana sederhana dalam hidup, kaya dalam karya ; belajar so must go on ; belajar ngelawak, hahahha... ; belajar gimana caranya ngadepin hidup yang kadang gak berpihak ; belajar care sama orang, peka sama orang dan belajar mengakui berkata jelek untuk karya sendiri).
Bagiku, yang paling penting setiap harinya adalah menikmati lagu2 kalian dan belajar sesuatu dari lagu2 itu.
Gak ada band Indonesia yang sehebat kalian, yang fans2nya terkordinir dengan baik, bahkan banyak artis, presenter & musisi mengaku tanpa malu mengagumi kalian, yang setelah manggung lanjut ngobrol lalu main futsal sama anak2 Sheilagank, yang kekeluargaannya luar biasa hebat, yang sering ngadain acara2 bermanfaat tanpa harus diketahui media (gak gila hormat), yang gak ada kata lelah untuk membuat tersenyum dengan kesahajaan dan kesederhanaannya, yang kadang fansnya jauh lebih keren dari kalian (hehehehe, PD nian), yang gak pernah sombong dan sok ngartis, yang selalu ada tawa disetiap senggang waktu, yang sering gagal tapi gak pernah mau nyerah apalagi mengaku kalah.
Sheila On 7.....
Aku sayang kalian, dan akan selalu dukung kalian hingga ujung waktu....




Dari pemujamu,




@joey_andrea


 (dikirim oleh @joey_andrea di http://joeyandreaworld.blogspot.com/2011/01/haiii-mas-adam-mas-brian-mas-duta-and.html) 



















#day11: Pecinta Tawa… “Ceu Manik”

Dear ceuceu Manik…(@maniksmaniks)


Halo ceu Manik kumaha damang? Nepangkeun atuh saya niya, your fans (kalau diterjemah ke inggris mah)..


Mau nyanyi dulu boleh ya ceu? Boleh lah ya.. ☺


Selepas kau pergi,,
Tinggalah disini ku sendiri
Ku merasakan sesuatu
Yang telah hilang
Didalam hidupku…


Dalam lubuk hatiku
Ku yakin sebenarnya
Kau tak inginkan lepas dariku
Tau kah kau kini ku terluka


Bantu aku membencimu
Ku terlalu mencintaimu
Dirimu begitu berarti bagiku…


Kau telah mencinta
Dan dicintai kekasihmu
Ini tak adil bagiku
Hilanglah damba tinggalah hampa…


Ceu manik, luar biasa,, saya suka pisan lagu itu. Padahal itu kan lagu patah hati ya. Tapi da suka weh. Dari lagu itu, saya dapat ratusan bahkan ribuan meureun ispirasi buat menulis. Walaupun tulisan-tulisannya gak jauh dari tema lagunya ceu manik.


Selepas Kau Pergi by Laluna, ada di playlist lagu ‘likey’ yang wajib putar menjelang tidur. Apalagi sekarang pas pisan dengan suasana hati saya ceu, yang lagi rada-rada kelabu. Lagu ini pas pisan menjadi soundtrack hidup asmara saya sekarang. ☺ .(Alah asmara pisan bahasana)


Oh iya ceu, sebenernya ini surat cinta saya buat ceu manik si pecinta tawa. Surat cinta untuk artis idola..(Hahay artis..ceu manik teh artis idola saya). Suka pisan juga dengan ‘gaya’nya ceu manik, poni yang selalu eksis. Rindu pisan dengan suaramu ceu dan melodi laluna. Dengan musik yang ‘easy listening’. Pokonya mah jatuh cinta berat dengan laluna. Maaf ya ceu kalau saya sok akrab gini. ☺ *wink. Kehadiranmu dinantikan oleh sejuta lebih pencinta musik indonesia pokoknya mah. Semoga ini bukan surat cinta palsu…amiinn..


Salam fans ☺
-niya-


PS: dinanti single selanjutnya setelaha Lara Hati


(dikirim oleh @neeyaisme di http://niyajothi.wordpress.com/2011/01/24/day11-pecinta-tawa-ceu-manik/

Surat Tanggal DuaTiga buat Riko Mocca

Surat Tanggal DuaTiga buat Riko Mocca


hey hey siapa dia? coba tebak!


Dear... dear siapa coba..? *tuingtuing!


Ini tanggal berapa? Tanggal duaempat hey.


Ah bego, harusnya kan saya ngasih ini tanggal duatiga. Tapi sekarang udah tanggal duaempat, jadi gimana dong?


Bisa aja sih, saya ngasih hari ini juga langsung dikirim nitip ke burung merpati yang suka hinggap di deket taman rumah (kaya yang ada aja sih burung merpati deket rumah).


Bisa juga sih, saya ngasih hari ini langsung dikirim pake botol-botolan (berasa kaya message in the bottle gitu) lewat sungai yang melintas di deket-deket rumah saya (sambil mikir, ada sungai ga ya deket rumah?)


Bisa juga sebenernya kalo saya nitipin ke Mamang Angkot di Caheum, bilang aja : Mang, tolong kasihin ke Mas Riko Mocca ya yang kafenya ada di Jalan Ambon sana! Tapi oh tapi, keselamatan sang surat kayanya ga kejamin deh. Yang ada udah jadi bungkus gorengan si terpidana surat beramplop merah muda (ga lupa pake cap bibir yang sebelumnya kena gincu alias lipensetik).


Tapi, tapi, tapi
Gamau!! Saya mau ngasih sendiri! Kalo ga saya mau ngasih lewat si Pak Pos Cinta yang lagi eksis-eksisnya di timeline tweetdeck saya, biar kesannya kan lebih romantis gimana gitu. (eh tapi disampein ga ya?) Boleh kah Pak? Boleh ya plis plis!


Emang saya mau nulis apa sih?
Walau emang anda sebenernya senior saya di kampus (beda 10 taun tapi)..
Walau emang anda juga udah punya sebongkah cincin di jari manis tangan..... hmm.. tangan apa ya kalo cincin kawin tuh? Ya cincin yang itulah pokonya mah.
Walau emang mungkin masih banyak lagi artis-selebriti-musisi yang lebih wakwaw dari anda (saya ga bisa ngeartiin apa makna dari Wakwaw sebenarnya)
Walau emang saya ternyata baru ngefans dari sejak tanggal duapuluh aja, wiiw baru tiga hari anda ada di ingatan saya, loh loh! (dulu sebenernya pernah liat di supermarket sebelah kampus, tapi kan ga ngeh!)
Walau emang saya juga baru ngobrol pas di kafe yang di belakang sekolah tercinta saya dulu, dan pas ketemu di deket JB's Hyatt, *cuma dikasitau jalan aja padahal, tapi saya meleleh lah meleleeeh!
Dan walaupun emang kayanya gatau nyampe apa engga ini suratnya!


Tapi tapi tapi..
Boleh ya boleh ga boleh dong?
Saya cuma mau bilang saya kagum sama anda!


It's you yes it's you that i adore
It's you who makes my life so colourful
     *Mocca - You...


#gramaphone diputar dan terdengar lagu Mocca - You *lebay, mana ada gramaphone muter lagu Mocca, ada ga? adain aja gimana, yang penting gue seneng deh, iya kan?


untuk : Riko, gitarisnya Mocca.


(dikirim oleh @kandelakandeli di http://ceritahujancandella.blogspot.com/2011/01/day-11-30harimenulissuratcinta-surat.html)

Untuk Satu Nama

Saat menulis surat ini,aku sedang berada di depan televisi. Menunggu seseorang yang akan menampilkan aksi nya disini. Ya,hanya menunggu,menunggu dan menunggu. Beberapa menit sebelum aku berada disini, aku sedang menuruni tangga berlari lari tanpa alas kaki,mondar mandir kesana kemari. Memainkan para jemari menari nari di atas huruf huruf keypad ini. Ku acuhkan semua tontonan malam ini,ya khusus untuk orang ini. Tanpa mengecilkan suara televisi,tau kah kamu? Seharusnya aku ada dikamarku membuka buka buku geografi,untuk ulangan esok pagi. Tapi tetap kuprioritaskan menunggu orang ini sampai dia selesai bernyanyi.


Ini bukan pertama kalinya aku seperti ini, menimang nimang harus memutuskan pilihan saat ingin menontonnya bernyanyi di tempat manggung yang tak terdeteksi hanya dengan berjalan kaki menunggu metromini. Atau mungkin terengah engah mengejar taksi karena waktu sedang memakan langkah kakiku yang tak sabar menggapai aksinya. Tapi aku selalu mau seperti itu,bagiku sama saja seperti menabung senyuman untuk hari hari kedepan yang mungkin kebetulan kurang menyenangkan.


Aku selalu suka,Melihatnya bernyanyi nyanyi memainkan suara hati. Melihatnya berkolaborasi dengan tulisan yang menyentil hati. Melihatnya berjalan jalan di dalam timeline. Melihatnya menguasai panggung tanpa canggung. Melihatnya tersenyum dan buatku mati gaya. Melihat kehadirannya disana,itu saja. Sudah cukup.


Kalau kau bertanya mengapa aku begitu menomorsatukan orang ini,aku pun tak begitu tau jawabannya. Karena orang ini, aku percaya mimpi,aku percaya kertas kertas impian yang kuterbangkan pada Tuhan,pasti sampai dan tinggal menunggu sampai dikabulkan. Beberapa tahun yang lalu,aku berdiri dibawah sebuah panggung sambil terkesima melihat penampilannya ntuk pertama kali. Aku memanjatkan doa,sedikit doa. Hanya berbicara dalam hati saja. Agar aku masih punya pertemuan kedua dan selanjutnya,bukan hanya dengan dia,tapi dengan ketiganya juga. Dan ketika agustus berlari menghampiri januari beberapa tahun lalu,kami pun bertemu lagi. Ah,itu seperti mimpi. Ya,aku terlalu mencintai mereka. Idola yang tak pernah membuat ku mati jiwa.


Karena orang ini aku percaya ada alien di dunia. Ya,dia aliennya. Terlalu unik,suka muncul tiba tiba dan suka memberi kejutan. Pernah hilang dalam waktu yang lama,dan muncul hanya sedetik saja. Karena orang ini aku belajar menggerakan pena,mulai menulis dengan kata kata melihat hati ingin berkata apa. Melihat notes notes di facebooknya,seperti merambat dan tau isi pikirannya. Mendengar cerita tentangnya,seperti menambah kosa kata baru untuk ku amati. Bukan,bukan hanya itu saja. Melalui orang ini,aku mengenal banyak pribadi pribadi yang sampai kini sangat ku kagumi. Bahkan melalui orang ini,aku memiliki sahabat dari banyak tempat yang membuat aku terikat.


Idolaku yang sudah ku anggap sahabat, aku hanya ingin kau tetap seperti ini. Meski kadang sulit untuk tau keberadaanmu, atau malu malu untuk menanyakan kabarmu. Tapi terimakasih, aku suka mengambil bagian seperti ini. Mengambil bagian melihat mu dari keramaian penonton yang ramai bertepuk tangan. Mengambil gambarmu diam diam saat lagu mulai kau mainkan. Atau hanya menonton mu dari layar televisi, seperti ini. KAMGA. Ya,hanya satu nama yang punya sejuta cerita penuh rahasia.


Maaf karena aku tak pernah bisa berhenti mengagumimu. Maaf, karena kadang saat berbicara denganmu aku kehabisan kata kata. Banyak yang ingin ku katakan,tapi rasanya terhenti disitu saja. Seperti lebih baik melihatmu lebih banyak tertawa dan biarkan aku tersenyum kecil saja. Terimakasih untuk setiap pertemuan yang berkesan,penuh dengan nyanyian yang kau sajikan,dan rasa deg degan ketika kita berhadap hadapan. Sekarang, wajahmu sudah terlihat dari layar televisiku,dan aku tak akan melewatkan moment ini sedetik saja. Terima kasih untukmu yang selalu menginspirasiku, Mohammed Kamga.


Dari penggemar yang tak akan pernah lupa rasanya mengidolakan seseorang,




-Patricia-


Ps : Taukah kamu?ini tulisan yang kubilang hilang semalam. Ya,hari ini aku tulis ulang. waktu tulisan ini hilang,rasanya geregetan. Tapi akhirnya tulisan ini terselamati berkat jari jari ini yang kembali menulis lagi. Selamat membaca Kam... :D


(dikirim oleh @lovepathie surat ini ditujukan untuk @kamga_mo dari TANGGA - akhirnya ke publish setelah ditemani dilema dan deg2 an yang super besar *DEG)
Related post about kamga :click here http://simpleloveable.blogspot.com/2010/09/happy-birthday-kamga.html

Lebih dari Seorang Idola

Dear Kakakku Erdian Aji dan Erie Prasetyo…


Terimakasih sudah menjadi seorang kakak, sahabat, teman ngobrol yang baik dan menyenangkan…
Maaf jika sering kali aku merepotkan kalian dengan curhatan-curhatan tempo hari di ВВМ…
Sosok kakak seperti kalianlah yang kubutuhkan. Tak memihak, tak mendominasi…
Mungkin banyak yang seperti aku.
Mengidolakan sosok seperti kalian.
Tapi aku bersyukur, karna kalian tak bersikap sebagai artis ketika ngobrol denganku. Bahkan kalian tak angkuh sedikitpun! Aku salut ditengah rutinitas kalian yang sangat padat, kalian mampu berbagi denganku atau dengan teman-teman lainnya. Kita berbaur sebagai keluarga…
Aku bahagia mengenal kalian… Dua laki-laki dewasa yang mau menerima cerita-cerita kecilku…
Berbahagialah kak dan bang. Aku hanya ingin melihat kalian berdua selalu mengembangkan senyum…
Dan aku disini akan terus melafal doa untuk kalian…


Salam rindu untuk Malaikat Kecil kalian,
Leticia Charlotte Agraciana Joseph, Reza arya fachrezy, Ayurie Aseani Sekar Kinasih, Ananda Destrias Wooten


Love you all,


Kinanti


(dikirim oleh @nankinann di http://penakuberbicara.wordpress.com/2011/01/24/lebih-dari-seorang-idola/)

Untuk: Mbak Julia Perez alias Jupe @JuliaPerez

Dear Mbak Jupe,


Biarpun ini labelnya surat cinta, sebenernya sih isinya lebih cocok disebut surat tanda terima kasih. Mbak pasti nggak kenal saya, karena saya memang bukan siapa-siapa. Cuma seorang pemuda biasa yang kebetulan tinggal di kota yang luaaaarrrr biasa….. macetnya. Langsung ke inti aja deh ya, karena saya tau waktu Mbak pasti nggak banyak buat baca yang beginian.


Jadi gini Mbak, sekitar minggu lalu, saya sedang melaksanakan misi rahasia di malam hari. Kali ini lokasi dinas saya adalah di sebuah alamat yang letaknya di Cempaka Putih. Agak beresiko sebenernya, tapi ya demi sesuap nasi saya perjuangkan lah. Saat nugas, kendala utama saya yang pertama adalah monster mungil ganas yang disuruh jaga di depan. Waaaahh, panik betul lah saya, tapi karena saya ini profesional, jadi ya saya udah siaplah. Lemparin tulang bekas makan ayam kemaren, si monster kecil itu pun terkecoh. Uhuy! Langkah berikutnya bikin jantungan sih, tapi seperti yang saya bilang, karena saya ini sudah berpengalaman, jadi sukses lah. Saya berhasil menemukan target yang saya cari. Cuma pas keluar, saya harus melewati satu ruangan. Ini dia nih, tantangan terbesarnya. Satu detik, dua detik, saya coba mengawasi keadaan. Aman. Jadi saya teruskan melangkah. Tapi apesnya, kaki saya nggak sengaja nyenggol kaleng cat di gudang belakang. Walhasil berisiklah suaranya. Waduuuuh, bisa pingsan berdiri saya rasanya! Tapi setelah sepuluh detik sekian kok, tak ada tanda-tanda kehidupan? Saya beranikanlah mengintip ke balik ruangan. Hlaaaa, ternyata musuh terbesar saya lagi asyik nonton film Mbak Jupe. Saya berjalan di belakangnya pun, dia tak merasa. Wahahahahaha, girang betul hati saya! Mukanya itu lho, cuma tinggal 10 cm dari tivi, dengan mata melotot dan berkali-kali menelan ludah. Hadeeeehh, dasar satpam guoblok!


Tapi dengan demikian, secara tak langsung Mbak sudah menyelamatkan nyawa saya. Dan karena keberhasilan saya malam itu, sekarang saya bisa berlibur sebentar ke Ancol. Yuhuy! Makasih buanyak ya Mbaaaakkkkk! Sun jauh dari saya! Semoga cepet kawin sama si Gastooon!





Tertanda,


Robin Hot


Maling Profesional





(Anda butuh, saya tak jauh! Hub : 081756474747)


(dikirim oleh @inekriya di http://cintalangitbiru.wordpress.com/2011/01/24/surat-cinta-no-11-julia-perez-penyelamat-hidupku/)

Dear SM*SH

Untuk nulis surat ini aja, aku sembunyi-sembunyi, lho. Takut ketahuan sama teman-temanku. Bukannya apa-apa, mereka pasti ngetawain aku dan jadiin aku bahan celaan selama berhari-hari, eh apa berbulan-bulan, ya? Ya pokoknya, gitu, deh.


Kamu itu guilty pleasure-ku. Ngakunya nggak suka dan nggak tertarik, tapi yah diam-diam kalau kamu ada di TV, aku nggak pernah ganti channel, lho. Aku dengerin lagu kamu yang I Heart You itu sampai habis bis bis. Malahan, kalau lagi karaoke, pasti lagu kamu yang bakal aku nyanyiin pertama kali. Udah pasti, deh, teman-temanku cekikikan dengerin aku nyanyi.


Bukan itu aja, aku juga pernah mendownload video kamu di BB. Aku nggak sengaja nyari, kok. Suwer! Beneran! Ceritanya di twitter lagi heboh ngomongin kamu, trus ada yang kasih link kamu. Ya udah karena penasaran aku download aja dan.. ehm.. aku simpan di BB. Tiap aku lagi bete, aku pasti langsung buka BB dan lihat viedo kamu. Langsung, deh, mood-ku kembali bagus. You know me so well, SM*SH.


Kemarin waktu lagi di mobil, ada lagu kamu di radio. Spontan aku langsung besarin volume radionya dan nyanyi lagu kamu keras-keras. Eh, kok, aku bisa hapal gini, sih? Aku nggak pernah sengaja hapalin, lho. Si pacar yang lagi nyetir langsung mengangkat salah satu alisnya mendengar aku nyanyiin lagu kamu. Dia kaget mungkin, ya. Eh, tapi nggak lama kemudian dia ikut nyanyiin lagu kamu juga, lho. Dia hapal juga! Ih, padahal kan dia suka nyela kamu. Ternyata oh ternyata, itu guilty pleasure dia juga.


SM*SH, makasih ya udah ada di dunia musik Indonesia. Nggak papa deh kamu dibilang nyontek boyband Korea, yang penting aku suka lagu kamu. Bikin joget-joget sendiri. Tapi jangan bilang siapa-siapa ya kalau aku diam-diam suka dengerin lagu kamu. Entar imageku yang cool ternoda, dong. Pokoknya, ini rahasia kita, ya, SM*SH. Aku suka kalian sampai hatiku selalu cenat-cenut denger kalian nyanyi. Terus nyanyi, yah. Aku tunggu kemunculan kalian di layar TV atau radio. Pasti, deh, aku perhatiin sampai habis. Ooh, I heart you banget, deh.


Ayo, kita joget cenat-cenut, yuk.


Your secret admirer,


Aku.


(dikirim oleh @naomitobing di http://naomitobing.wordpress.com/2011/01/24/you-know-me-so-well/)

Rock and Roll Godess, @Fahrani_Empel

Dear,
Fahrani Waka Empel..
My writings is not gonna to tell you, how big fan i am of yours,
Though i do adore your Rock and Roll-Godess look.
Here’s im about to tell you,
How you’ve inspired my life.
Well, in some parts, yes i am inspired.
i do know you since you played the role as ‘nyit-nyit’ at lupus.
i also subscribed that famous teen-girlie magazine where you were one of its finalist back then.
You looked so skinny yet so tall indeed, and without those paintings all over your body just how you look now.
But, i like your current look better than how you were back then.
I really do, i wish my mom would let me ink my skin one day.
Now after those years,
You’re still doing your runaway things,
And took roles in few movies (that i also like - radit & jani),
Doing your passion at shoes by making your own label,
But what i envy you the most is how you live your life.
It’s just Goddamn epic!
Since you’re a model,
You got to travel around to some of exquisite places,
Since you’re a ‘jane’, 
Your tarzan is awfully hot! (Please say hi to luke. Hehe)
And since you’re doing fine with your career,
You seem to enjoy anything you do.
I could see that,
You get to travel around (i wrote that already).
You get to meet some importantly famous-yet fun to be with kindof people.
You got the chance to have duet with kakaSlank!! (did you even get paid as well?).
You get to surf anytime you want.
You get to see jay-z live in Milan.
You got to see Coachella. (i want that!)
You have excellent body with perfect sun-kissed tone.
You and your finest-art inked all over your body.
You and your street looks yet glamourize yourself with finest jewels as well.
God!
how you manage all of those??
how couldn’t i be envied??
Well, im not gonna be doing any modelling thingy,
But i dont know..
It seems that we have a quite the same of interest.
And thanks to you, lady..
You showed me that perhaps someday i could just dowhat you’re doing and with what you have. (Minus the tattoo though)
Right?
So yeah,
Just stay EPIC, would you?


(dikirim oleh @luhdeasvinie di http://luhdeasvinie.tumblr.com/)

Wow, Ternyata!

Wah, wah, wah...


Terkejut luar biasanya gw pas tau. Kalau ternyata. Ternyata temen SD gw - Drimi Padmodimuljo - yang udah bertahun-tahun hilang kontak. Dan baru bertemu lagi via Facebook sekitar akhir tahun 2008. Ternyata. Ternyata sekarang sudah jadi penyanyi terkenal! *mata melotot*


Sungguh-sungguh terkejut. Karena gw bahkan gak pernah tau bahwa temanku ini ternyata punya kemampuan menyanyi. Dan kemampuannya pastinya gak bisa diremehin dong. Pasti luar biasa deh. Buktinya, 19 Januari kemaren lagunya udah mulai mengudara di radio (hasil mengintip timelinenya @dreamofmoi). Wah, wah, wah, makin kagum aja deh jadinya.


Siapa sangka!


Payah banget ya, masa temen sendiri gak tau. Maaf ya Drim! Tapi wajar gak sih? Terakhir kita ketemu aja pas kita masih jaman SD. Kelas berapa-nya aja gw udah lupa. Tapi pas gw cerita-cerita ke nyokap tentang loe. Rupanya nyokap masih inget sama loe, "Oh, Drimi yang beginibeginibegini kan? Yang mamahnya begitubegitubegitu. Yada yada yada." Jadi panjang deh akhirnya nyokap berceritanya.


Eh, mau tau apa yang bikin ketawa pas baca timeline loe beberapa waktu lalu? Tweet loe yang begini nih, "bujeeeet. mixing/mastering aja belum keluar, bajakannya uda muncul. ruaaaar biasa!" Hahaha. Gw antara miris, tersindir, dan malu. Gak kenapa-kenapa sih, karena gw sendiri pun punya kecenderungan buat menikmati yang bajakan. *siap2ditikamsamasemuaorang* Oooppss. Pengakuan yang memalukan bukan? Tapi karena tweet loe itu, membuat gue jadi berjanji pada diri sendiri, "setidaknya untuk menikmati musiknya si Drimi, gue gak mau deh yang bajakan. Malu, Kawan!" Hahaha!


Ah, ya. Loe juga pasti bertanya-tanya. *iya gitu?**PD gilaa* "Apa-apaan sih nih si Echi nulis-nulis surat (cinta?) dan dipostingnya pula di blog?" This is why. Gue lagi berusaha mengikuti project #30harimenulissuratcinta yang dibikin sama @perempuansore, @ekaOtto, dan @omemdisini. Dan di hari ke-11 ini, gw berusaha memenuhi tema yang mereka kasih yaitu surat buat artis. Setelah stuck dengan ke-enggaktahu-an gw untuk nulis buat siapa. Gw pun teringat sama loe tiba-tiba. Loe dan kata-kata yang sering banget loe bilang, "Spread The Love". So, here I am, spreading the love of an old schoolmate to her former classmate! Hahaha! Silly me. Just kill me now, won't ya.


Baiklah, disudahi sajalah surat (cinta?) tiada bermutu ini. Loe kalo konser atau ada manggung di Bandung, kabarin gw yaa. Hihihi..


Spread The Love !


P.S. Foto loe gw catut dari foto yang ada di fanpages loe. Sorry ya tanpa ijin. :P


(dikirim oleh @martesiaaa di http://martesiaklarissa.blogspot.com/2011/01/11-wow-ternyata.html)

Untuk Keyboardist Idolaku

Kepada:


Rif’at Syauqi Rachman Fachir @ifa_fachir




Selamat malam, piano4essential…


Hmmmm, jujur aja aku bingung mau menulis apa. Karena aku bukanlah orang yang pandai menulis dan merangkai kata. Terbukti ketika aku mau mulai menulis surat untukmu, aku hanya bisa menatap layar laptop selama 45 menit lebih sambil bertanya pada temanku bagaimana cara menulis surat yang baik (payahnya aku…)  Aku memberanikan diri untuk menulis surat kepadamu karena aku ingin bisa seperti teman-temanku yang lain yang bisa menulis serta mencurahkan isi hatinya melalui surat untuk idolanya. Selain itu juga karena desakan dari beberapa teman ku, makanya aku berani menulis surat untukmu. Sekedar informasi saja, menulis surat untuk artis idola merupakan salah satu proyek #30HariMenulisSuratCinta. Oohh iyaa„ dirimu ga akan marah kan kalau aku menulis surat kepadamu? *berdoasupayagamarah….


Lanjuuuttt…. Biar ga terlalu formil, aku memanggilmu kaka saja yaaa… :)


Kaka yang baik, asal kaka tau aku mulai menyukai dan mengidolakan kaka semenjak aku SMA. Kalau ga salah waktu Maliq & D’essentials ngeluarin single pertama Terdiam (mohon dikoreksi kalau aku salah). Waktu itu penampilan kaka berbeda sekali dengan sekarang. Dulu kaka masih chubby gimana gitu. Beda deh dengan sekarang.. :p


Dan pada tahun 2010 kemarin, Alhamdulillah Allah swt mengizinkan aku untuk bisa bertemu dan mengenal kaka lebih jauh. Di tahun kemarin, aku punya banyak kesempatan untuk bisa melihat perform Maliq & D’essentials secara live. Walaupun yang ketemu langsung dengan kaka itu, waktu Maliq & D’essentials perform di acara Have Fun Go Med. Itulah pertama kali aku berbicara langsung dan foto bareng dengan kaka beserta personil Maliq & D’essentials yang lain.  Kalau diingat-ingat banyak juga pengalaman seru yang terjadi waktu aku dan temanku “Trio Kuning”  mengejar Maliq & D’essentials. Kalau aku boleh menyebutkan pengalaman serunya itu, ada yang menyusup kesekolah SMA (padahal kami udah bukan anak SMA lagi), mengejar Maliq & D’essentials dari Tennis Indoor – Grand Indo – Grand Manhattan, muter muter parkiran hanya untuk bisa nemuin mobil kaka, sampai aku mengalami dehidrasi karena menunggu Maliq & D’essentials perform :(


Kaka yang baik, masih ingatkah kaka waktu ada yang minta tanda tangan kaka tetapi mintanya ditelapak tangan? Waktu itu aku menangkap ekspresi wajah kaka yang terheran-heran. Lucu sekali. :)


Kaka yang baik, pada tanggal 10 bulan 10 tahun 2010 aku merasa senang, gembira dan terharu. Kaka tau kenapa? Karena pada tanggal itu kaka mengucapkan Happy Birthday ke aku. Sungguh tanggal, bulan dan tahun yang ga akan pernah aku lupakan dan aku bersyukur atas yang terjadi pada hari itu :)


Kaka yang baik, bolehkah aku bertanya padamu? Pernahkah kaka merasa terganggu dengan twit ku selama ini? Maafkan yaahh jika twit ku selama ini mengganggu kaka. Karena melalui twit itulah aku bisa merasa lebih dekat dengan kaka. Tanpa adanya twit, aku ga tau bagaimana caranya bisa lebih dekat dengan kaka. Mau menyapa lewat YM, aku malu. Aku kan shy shy cat.. :D (tapi heran, kenapa di twitter ga shy shy cat ya?? :p *abaikan)


Lanjuuutttt….. sekarang bagian ucapan terima kasih aku buat kaka…


Kaka yang baik, terima kasih atas julukannya buat aku dan teman kuning ku. Sekarang kami jadi punya julukan “Trio Kuning”. Terima kasih buat Voice Note nya. Terima kasih juga karena kaka pernah kasih aku dan teman kuning ku minuman berwarna orange yang ada pulpy nya. Sayang sekali, botol beserta isinya yang masih ada setengah itu aku buang karena waktu masuk ke dalam ruangan ga boleh bawa minuman atau makanan. Padahal kan bisa jadi kenang kenangan buat aku :(


Kaka yang baik, sekali lagi terima kasih atas semua kenangan yang terjadi pada tahun 2010 kemarin. Semoga di tahun 2011 ini lebih banyak kenangan-kenangan yang akan tercipta ya. Ga  sabar rasanya untuk bisa melihat perform Maliq & D’essentials secara live lagi. Dan ga sabar juga untuk bisa mendengarkan lagu ciptaan kaka.


See you soon, kaka piano4essential. Maapkeun saya yang sudah curhat melalui surat ini…. Semoga ga bosen ya bacanya. Ditunggu komentarnya buat surat ku yang pertama ini…. :)



Salam kangen,


D’essentials


(dikirim oleh @Melz_belle di http://melzbellepunyacerita.tumblr.com/)

hari kesebelas: mrs. cold (no more)

dear erlend and eirik,
I’m not acting so tough. So you better hook me before I put my raincoat on.
love,
your queen of convenience
ps: and I’m no longer mrs. cold anymore, thanks to you guys.


(dikirim oleh @peggybunny di http://peggybunny.tumblr.com/post/2909726766/hari-kesebelas-mrs-cold-no-more)