Sabtu, 29 Januari 2011
Kepada @lindawidia
29 Oktober 2010, kalau kamu pikir tanggal ini yang jadi inspirasinya, mungkin sebagian kecil kamu bener, tapi sebenernya kisah dan inspirasi dari surat ini bermula jaaauh sebelum itu.
Aku mungkin orang yang gak hebat nginget soal detail, gimana pertama kali kita bisa kenal, pertama kali kita bisa sapa sapaan, atau bahkan gimana pertama kali kita bisa deket. Tapi yang aku inget, semenjak kenal sama kamu, duniaku berubah. Klise? mungkin iya. Tapi memang itu yang kurasain. Bisa ketemu kamu, mencerahkan hariku. Bisa bicara denganmu, meski hanya perbincangan singkat, atau bahkan sekedar senyum sapa, buatku melayang. Bisa deket sama kamu, seperti mimpi yang jadi nyata untukku. Gak ada yang lebih baik dari hal ini. Meeting you was a fate, to get close to you was a choice, but loving you..I didnt even have any single control of it.
Banyak banget definisi cinta yang orang kemukain. Wajar, karena memang semua orang berhak atas cinta. Sama halnya seperti hak mereka untuk hidup. Setelah kenal kamu, aku juga banyak belajar tentang definisi cinta menurutku sendiri. Ketika aku dapat menemukan sosokmu dari kejauhan bahkan di tengah kerumunan, itulah cinta. Ketika aku mulai sering mendengarkan lagu dan syair syair tentang cinta lalu kukirimkannya padamu,hanya untukmu, itulah cinta. Ketika sms, telpon, chat, mention atau apapun itu, asalkan darimu, adalah hal yang selalu kutunggu tiap malam, itulah cinta. Banyak hal lain yang bisa kudefinisikan sebagai cinta sejak aku kenal kamu. Kalau aku tulis di surat ini satu persatu, mungkin tak akan pernah cukup untuk mengungkapkan apa yang kurasain ke kamu. Karena perasaan kita lebih dari semua itu, lebih dari sekedar kata kata, lebih dari syair pujangga atau lirik lagu ternama tentang cinta, lebih dari sekedar sms, telpon, chat, atau mention di twitter. Tapi definisi cinta yang paling bisa mewakili perasaan ini, yaitu kamu. Ya, kamulah definisi “cinta” itu sendiri bagiku.
Kembali ke tanggal 29 Oktober 2010. Sudah kurang lebih 3 bulan berlalu semenjak malam itu. Malam terindah dalam hidupku, semenjak aku terlahir. Ketika akhirnya semua mimpi mimpiku tentang kamu di malam malamku sebelumnya menjadi kenyataan. Ketika kamu katakan “Ya, mari kita jalani”, hmm sekarang aku benar benar kehabisan pilihan kata untuk ngungkapin gimana senangnya aku waktu itu. Semenjak hari itu, sampai saat ini, atau mungkin sampai kapanpun, aku gak pernah tau jalan hidup akan membawaku kemana, atau siapa jodohku kelak. Tapi aku punya setidaknya satu hal yang aku tau. Saat ini, aku bener bener gak bisa dan mengharapkan sosok lain yang akan kelak menjadi jodohku, kecuali kamu. KAMU.
Terima kasih linda widiachristy, untuk semuanya. Untuk bisa menerimaku apa adanya aku, untuk selalu ada dan selalu menguatkanku disaat aku terpuruk, dan yang paling penting terimakasih untuk 3 bulan yang fantastis ini. Sekali lagi terima kasih, dan Selamat tanggal 29!.
You always been, and will always be my greatest girl,
With Love
Jumat, 28 Januari 2011
Bila Bencongs Bersama
Congs,
Judulnya, aku mau bikin kalian menebak-nebak, siapakah sebenarnya yang menulis surat kaleng ini. Dan aku yakin kalian bisa menebak, siapa banci kaleng yang menuliskannya. Tak lain dan tak bukan adalah akyuuuu....
Yoi.. akika congs...
Jadi ya congs, sebenernya akyu cuma mawar bilang kalau akika sayonara deh sama kalian. Kalau gak ketemu rasanya kangguru gitu bok...ya padahal kalau ketemu juga gak ngapa-ngapain gitu, ngobras sih pasti ye... rumpi-rumpi peres-peres dikit, makarena, roksi-roksi, ngupi-ngupi. Gitu doang. Ya nggak ada yang special pake telor macem martabak gitu sih... tapi seneng aja kalau ketemu. Membuat otak yang waras jadi gila dikit gitu...abisannya bisa nyengirnya kebawa pulang...
Ya kalau dipikir-pikir ya congs, sebenernya kan kita juga baru kenal ye, pun ngobras melulu...kagak di forum kagak di twitter kagak di im-im gitu ye.... tapi kenapa ya congs, rasanya udah kayak temen lamaran pisan gitu...kagak ade matinye pun.
Akyu juga mawar bilang, makasih ya cooongs...sudah mencerahkan harimau akikaaa... jadi banyak hiburannye gitu *lo kate lawak, hiburan?*
Semoga ya congs, kita temenan sampe nanti muda... akyu gengsi bok mau bilang tua... pokonya selalu asik-asik aja yeee...
PS. sebenernya nulis surat ke kalian gak penting juga sih... bisa ngomong langsung :)) tapi ya congs, gak romantisme masa remaja kalau bijitu.
PSS. nulis surat ini ya biar ada bahan gitu congs, abisnya gak ada kaleng lain yang bisa akika lemper ayam sih bok...
PSSI. kalau ada kata-kata yang jij kagak ngarti, ya gak usah dipaksa buat ngarti ya congs, daripada pusmeong, mending pus ap, bisa kurus bok. namapun tukang ngebacot seenak mulut ya congs.... awapu dah ye... yeeeuk.
NB. karena indang surat kaleng judulnya, gak usah dikasih nama ya congs, siapa pengirimnya...
yeuk!
Ervina Damayanti
Ayoo tebak siapa aku? Aku akan kasih tahu beberapa petunjuk di surat ini kalau kamu sudi membacanya, mudah-mudahan kamu mengetahui siapa penulis surat cinta ini untukmu ya? Eh, aku bukan lesbian ya….dan mungkin ini bukan surat cinta tapi lebih ke surat biasa-biasa saja hehe.
Vina, ceritanya aku ikutan 30 Hari Menulis Surat Cinta di twitter, dan kali ini temanya menulis surat kaleng ke seseorang yang mempunya akun twitter dan twitternya ga di private, jadi pas aku lihat kamu akunnya ga di private, langsung aku tulis surat ini ke kamu.
Kamu cantik deh Vin, aku suka rambutmu yang hitam dan lebat juga sepertinya teratur di setiap foto-fotomu, rahasianya apa sih? Pake shampoo dan conditioner apa untuk rambutmu, vin? Aku juga suka foto-foto kamu di facebook, iya aku ada di list daftar teman-temanmu loh di facebook? (siapakah aku? Hehe)
Vina yang pintar, kira-kira kalau lulus SMA mau masuk universitas mana nih ? ga sia-sia ya mama dan papa mu membimbing kamu, aku perhatikan kamu rajin belajar dan walaupun terkadang di status kamu selalu bermasalah dengan pacarmu, tapi kamu tetap rajin belajar ya! Hebat deh kamu.
Apa kabar dengan adikmu ? masih bandel kah? Dulu kita bertetangga loh sebelum aku pindah (eng ing eng..petunjuk kedua nih vin). Papa kamu suka sekali bikin rujak kalau pas libur kerja, mantab deh rujaknya, pedes pisann euy! Kangen dikasih rujak papa kamu vin.
Kamu hobby nya apa sih vin? Aku ga pernah tahu loh? aku suka foto-foto, kalau kamu suka di foto ya? Hehe aku suka banget kalau kamu posting foto-foto, jangan bosen ya ber narsis ria soalnya aku juga narsis loh hehe
Eh vina udah tahu belum siapa aku? Ah nanti juga tahu siapa orangnya, kalau ga tau sih kebangetan haahaha….ayoo tebak tebak buah manggis, kalo ketebak jangan nangis yaaa (apa sih.)
Sekian dan terima kasih.
Hayoooo pasti dipikirin ya dari siapa surat ini?
Surat Gula
@saulraja
Hai,
bolehkah aku tahu, siapa namamu?
Jujur, selama ini aku hanya bisa melihatmu dari sudut timelineku.
Selama ini, aku hanya bisa memperhatikanmu dalam diamku.
Hei, bolehkah aku tahu apa hobimu? Sudah punya kekasihkah? Atau mungkin, pemilik hatimu? Atau pemilik pasangan di jemarimu? Adakah?
Hei, bolehkah aku tahu sifatmu? Boleh aku tahu kelemahanmu, atau mungkin kelebihanmu?
Maaf aku bertanya terlalu banyak. Hanya saja, kau tahu, bagiku cinta itu adalah bentuk suka yang lebih dalam, ketika kau mengenal pribadi orang itu lebih dalam dan tetap menyukainya. Itu cinta. Sedangkan kini, aku hanya berani menyukai, tak berani mencinta.
Karena itu, sebenarnya aku menulis surat ini, yang menurutku manis semanis gula, hanya untuk bertanya:
Aku suka kamu. Maukah kau mengizinkan aku tuk mencintaimu (Baca: Mengenalmu,RED) ?
Tertanda,
Dari aku yang menyukai dirimu.
Cinta dari Kata Kharisma
Slalu ada rahasia dibalik rahasia. Mungkin ini ya tujuan menulis surat ini. Kamu yang jauh disana, tetap menjadi sosok yang getarkan cinta. Sementara aku disini, tetap kan jadi pemuja rahasia. Ah, semoga bukan selamanya ya?
Kukumpulkan nyali untuk menulis surat seperti ini... Hanya sekedar agar kau tahu, meski tak beraga tapi aku ada. Mengawasimu, membacamu tanpa khatam meski berjalan masa.
Ah… Kadang cinta menyentuh tak perlu raga. Ia datang tiba-tiba, hanya dari kata. Ya! Cuma sekedar kata dan… Kharisma! Sama seperti namamu. Kharisma. Dan itulah disana, di setiap dalam aksara milikmu. Berjiwa, berkharisma, penuh cinta… Membacanya, membuatku kembali ingin merasa cinta setelah kepergiannya. Tapi terlebih, siapa penulis kata seindah mawar tanpa duri ini? Yang ingin kutahu, yang ingin kusentuh sedikit saja hatinya.
Entahlah. Ini cinta gila atau cinta buta, tapi semua itu, untaian aksara… Sekejap membuatku jatuh. Terlena…
Berjam-jam kubiarkan diriku diam menanti di depan layar, hanya untuk menunggu tweet-tweet cintamu. Mengkhayatimu, buat dunia sesaat menjadi ruang tanpa waktu! Meski puisi yang ada entah untuk siapa. Tentu terbesit cemburuku. Betapa anugerah wanita yang dapatkan itu. Betapa beruntungnya! Aku yakin, tak hanya aku yang menaruh iri padanya. Miliki rasa dalam tiap katanya, juga cinta… milik Kharisma. Tapi… Ah, sudahlah!
….andai satu saja dari aksaramu, bisa tertuju padaku…. Ah, tapi mana mungkin? Tapi biarlah senandung asa ini jadikannya harsa untukku walau sesaat.
Tak apa. Menelanjangi katamu sudah lebih dari adanya bagiku. Cukuplah titah-titah dari seorang pecinta sepertimu yang kuraba. Tak lebih! Karena yang tersisa, terlalu indah tuk jadi nyata. Itulah saja, cara yang bisa.
Tanpa perlu eksistensiku. Rasakanmu, memujamu, dari suatu tempat dan waktu.
Untukmu, Kharisma.
Senang bisa mengenalmu :)
Pria Misterius Itu
Hai kamu!
ya kamu! kamu yg sekarang sedang baca surat ini.
gimana kabarmu? baik kan? ya semoga kamu selalu baik-baik saja.
oh iya,sekarang apa kesibukanmu?
apakah masih sibuk keliling kota?
apakah sibuk menulis artikel dan tulisan-tulisan itu?
ataukah sibuk dengan pekerjaan,yang sepertinya sangat menyenangkan itu?
mungkin aku tak terlalu mengenalmu. aku juga tak tau siapa sebenarnya dirimu.
yang aku tau adalah, kamu adalah pria smart, menarik, unik dan aneh.
iya,kamu memang aneh,itu menurutku. Dari namamu saja itu sudah aneh, karena namamu itu sepertinya jarang sekali aku temukan di Negeri ini.
kenapa kamu aneh, karena kamu bisa membuatku selalu ingin memikirkanmu dan ingin mengetahui apa yg kamu kerjakan.
ya, diam-diam aku selalu mengikuti gerak gerik mu.
meskipun akhir-akhir ini,aku jarang mengikutinya lagi. hingga akhirnya aku menulis surat ini.
Oh iya,aku pingin tahu, kenapa sih kamu selalu berlagak misterius begitu,tapi benar kan, kamu gak ada hubungannya dengan intel-intel yg akhir-akhir ini sering dibicarakan itu?
Dan, gara-gara kemisteriusanmu, kamu semakin membuatku penasaran saja. ya aku penasaran!!
nih,kuberikan list penasaran ku kepadamu :
1. Aku penasaran dengan sifat cuekmu itu
2. Aku penasaran kenapa aku bisa suka kamu
3. Aku penasaran karena sebenarnya kamu bukan tipeku, tapi aku suka kamu.
4. Dannnnn.... aku penasaran!!
tapi untunglah rasa penasaran itu tidak terlalu membunuhku, tidak seperti judul lagu dari band-band anak muda jaman sekarang yg sangat melayu.
justru karena rasa penasaranku itulah, aku bisa belajar banyak darimu, belajar untuk bisa mejadi orang seperti kamu.
ya aku tahu ini aneh, tapi itulah kelebihanmu. kamu membuatku menjadi aneh sepertimu.
tapi,yg paling bikin aku penasaran adalah, kamu sebenarnya sudah punya pacar apa belum?
karena kudengar diluar sana, banyak wanita yg ingin mendekatimu.
dan dari sekian banyak wanita itu,apakah kamu sudah menjadikan salah satunya pacarmu?
ah,aku siap kalau memang kamu sudah punya pacar, ya namanya cinta memang tidak harus memiliki sih.
eh, tapi,emang aku cinta sama kamu?! ah,gak tau ah,aku juga bingung.
oh iya,kalau mau di ingat-ingat, kapan ya terakhir kita bertemu?
seingatku, kita pernah ketemu di Pasar, ya di Pasar! waktu itu kamu sedang duduk di pojok warung.
eh,salah ya sepertinya? bukan di pasar ya? terus itu sapa? *baik lupakan*
trus, jadinya kapan terakhir kita bertemu? atau ternyata memang kita belum pernah bertemu?
Oh memang, ternyata itu hanya mimpi.
Mungkin hanya di dunia yg nggak nyata aku bisa bertemu dan memandangimu
ya,semua itu memang cuma mimpiku,dan kamu satu2 nya pria yang bisa masuk ke mimpiku.
Baik, aku sudahi saja tulisan ini, semoga kamu mau membacanya. dan semoga kamu bisa menerima apa yang aku utarakan ini.
Salam,
Dari yg Selalu mengikuti gerak Gerikmu
dan semoga aku tidak salah orang.
Menanti Hal yang Tak Pasti
Abang… Om… Kebo..
Apapun panggilanmu aku sudah menunggumu lebih dari sejam. Tapi aku masih juga menunggu.
Ah ya, kejadian ini buat aku jadi ingat masa-masa pacaran dulu, selalu aku yang jadi orang yang menunggu. Aku benci disuruh menunggu tapi entah kenapa aku selalu tetap menunggu. Mungkin karna aku orangnya setia ya.. walaupun misuh-misuh tapi tetep rela nungguin. Meskipun berjam-jam dan dalam derasnya hujan badai #halah mulai lebay.
Baiklah kamu belum datang juga? Aku akan tetap menunggu.. #sambil sesenggukan nangis dipojokan
Bang Gandrong, kangen!
Ganda Permana ( @gandronx ),
Udah hampir 2 tahun yah, kita ga ketemu, apa kabar?
Mamah sehat? Papah udah pulih ? pasti udah lah ya, udah lama banget, pasti papah udah sehat dan tambah ganteng dengan kumis tebalnya.
Gue tau banget, loe gak suka sama surat-surat (cinta) kaya gini, tapi.. yaa..berhubung project #30HariMenulisSuratCinta kali ini temanya
Cuma
Eh..anyway, katanya udah jadi Sarjana ya? Mungkin ini telat, tapi selamat ya.. Akhirnya! Bang Gandrong jadi Sarjana euy! :D
Tau kan, dari dulu gue ini pengagum karya-karya loe, mulai dari sketsa, tatto, ilustrasi komik dan berbagi macam jenis design yang dulu loe sering tunjukin ke gue. Gimana sekarang bisnis tattonya? Gue liat di album FB, makin gila yah karya loe, makin keren.
Jadi inget, dulu loe sering bikinin tatto ditangan, kaki dan tubuh gue (tubuh? eaaaa..menggundang tanda tanya), meskipun cuma tatto temporary, but it was cool, sampai bos gue pun bilang ‘tatto gue keren’. Dan gue pernah diam-diam nulis nama gue di tangan loe dengan tinta tatto temporary yang ilang 3 mingguan, dan...tidak loe hapus. (Ok, gue rasa loe mulai sadar siapa yang nulis surat ini siapa)
Masih tinggal di Tebet? Kak Re apa kabar? Bang Dika? Udah punya keponakan? Sekarang tatto loe udah berapa banyak? Aaaaaa...kayanya gue bener-bener ketinggalan banyak cerita tentang loe ya..
Gan, gue binggung mau nulis apa : ))
Errr…iya, gue kangen! Udah lama kita gak ketemu.
Kalo loe udah tau ini siapa yang nulis, loe pun (pasti) tau dimana bisa nemuin gue (yah..kalo mau sih).
Ganda Permana, gue minta maaf yah, dulu gue ngeselin banget, sering bikin loe marah. Pokoknya gue beneran minta maaf atas semua kelakuan gue yang bikin akhirnya kita ga pernah ketemu lagi kaya sekarang. Maaf dan semoga kita masih bisa jadi teman, seperti dulu, jaman-jaman kita les bahasa Inggris bareng. Teman baik. J
Gue tau, loe jarang banget main twitter, yah..semoga aja surat ini loe baca dan ga bikin loe marah (lagi) karena gue nulis kaya gini. (Iya, loe tuh emosian banget orangnya, sadar ga?)
Kalau memang dibaca, makasih ya Gan, makasih banget. J
Kangen,
Temen Les Bahasa Inggris Loe
Teristimewa: seorang wanita cantik yang tak segan untuk selalu berbagi: @IndahWardhani
Assalamu'alaikum, Mbak Indah yang baik. Semoga Allah senantiasa memberi rahmat bagimu selalu. Amien.
Mbak Indah, saya memang belum lama mengenalmu. Tetapi berinteraksi denganmu membuat saya jadi agak minder. Mbak begitu spontan menolong sesama membuat kecantikanmu semakin nyata.
Mbak Indah, saya pertama kali mengetahuimu ketika uni Fahira Idris memberitahukan bahwa Mbak adalah pendonor darah bagi pak Pendeta korban kerusuhan di Ciketing tahun lalu. Subhanallah, indahnya berbagi untuk sesama, tak mengenal batas keyakinan dan perbedaan.
Sungguh saya iri pada Mbak Indah. Ajari saya cara ikhlas dalam berbagi. Ajari saya untuk selalu mensyukuri nikmat Allah yang Dia selalu berikan pada saya melalui pintu mana saja. Ajari saya bahwa segala di dunia ini fana. Maka menabung untuk menuju surga dapat diraih dengan menolong sesama. Siapapun mereka.
Semoga surat yang singkat ini bisa menjadi dorongan semangat untuk Mbak berbagi lebih giat lagi. Lain kali, saya mau diajak untuk melatih kepekaan sosial saya. Terima kasih sudah menjadi sumber inspirasi saya, Mbak. Saya ingin mengenal Mbak lebih dekat lagi. Ijinkan saya.
Doa saya dari jauh untuk Mbak Indah dan keluarga. Semoga Allah senantiasa memberi yang terbaik untuk kebahagiaan yang Mbak berikan pada orang lain dapat menjadikan kecantikan alami Mbak lebih indah seperti namamu.
dari: seseorang yang masih terus bejalar arti indahnya berbagi.
Untuk @zarryhendrik, Lelaki yang Tak Suka Menyingkat Kata
Hai Zarry!
Ini
Jagalah kesehatanmu, setidaknya untuk dirimu sendiri. Jika kau dilanda lara, bagaimana bisa kau jaga wanita yang kau cinta?
Zarry, mungkin kau bertanya-tanya siapa aku. Ah, tak perlu kau tau. Anggap saja aku salah satu dari ribuan hati yang jatuh cinta pada sajakmu. Kita belum pernah bertemu secara nyata. Hanya sesekali melontarkan sapa lewat media 140 karakter. Itu sudah lebih dari cukup untukku.
Aku mengamatimu. Berusaha mengenalmu lewat hal-hal sederhana yang sering kau lakukan. Menyelamimu lewat barisan kata yang keluar dari hati dan otakmu. Menerka-nerka siapa lelaki disana yang menghujaniku dengan rasa kagum tiada
Tidak, aku tak sedang merayumu. Hanya menyampaikan apa yang ada dalam hatiku. Apa menurutmu terlalu berlebihan? Semoga tak membuatmu terbang melayang.
Semakin bingung menebak-nebak siapa aku? Simpan saja semua tanya itu. Aku janjikan mata kita akan saling menatap suatu saat. Entah kapan.
Simpan
P.S. : Akan kubawakan Momogi saat kita jumpa nanti! ;p
Aku.
Untuk Si Penawar Rinduku
Untuk:
@ragilugeng
Hei kamu,
Iya, kamu yang nun jauh di situ. Jangan GR ya dapat
Huh. Aku benci padamu.
Oke, aku ngaku. Aku benci, tapi rindu. Iya. Aku dengan sukses merindukanmu.
Bahkan, ketika menulis ini, mukaku memerah. *sigh, kenapa aku jadi malu-malu kucing begini*
Ini pertama kalinya, aku menulis
Hei, kamu.
Aneh ya? Kenapa rasa ini baru datang padaku sekarang? Empat tahun kemudian.
Sial. Padahal selama ini aku menutup hatiku rapat-rapat. Kenapa?
Apa karena kamu selalu ada di situ? bahkan ketika mereka semua datang dan pergi, kau selalu ada disitu.
Ah, aku tak tahu. Yang jelas aku ingin bertemu.
Iya, kita terpisah jarak ribuan kilometer, tapi aku ingin bertemu.
Kau bilang mantramu tak akan berfungsi jika kita bertemu.lagi.
Kalau begitu, mari kita buktikan.
Berani?
Dari yang merindukanmu,
Aku.
PS: "Rindu ini memang tak berbatas, tapi semoga berbalas. Harapan ini memang besar. semoga saja benar."
Sial. Memang cuma kamu penawar rinduku.
Kepada @rsenapati
Hai...
Jujur, ini adalah
Tahukah dirimu betapa lancarnya aku bisa menuliskan
Kita mungkin memang belum mengenal dekat, tapi aku seperti sudah mengenalmu lama. Bahkan ketika pertama kali kita bertemu, aku kaget. Dirimu jauh lebih menarik dari yang pernah kubayangkan. Apakah mungkin aku jatuh cinta kepadamu pada pandangan pertama? Mungkin. Tapi aku tidak mau terlalu terbuai akan delusi bahwa dirimu membalas rasa kagum berlebihanku ini.
Terima kasih. Terima kasih atas segalanya. Dirimu telah membuatku tersenyum-senyum sendiri beberapa hari terakhir. Dirimu juga yang telah membuatku merasakan antusiasme yang membuat segala kegiatan sehari-hariku terasa menyenangkan. Dan dirimu pula yang membuatku semangat ketika aku membuka mataku pagi hari.
Aku bukanlah seorang wanita yang pintar dalam membuat kata-kata cinta, ngegombal ataupun berpuitis ala sastrawan. Aku hanyalah seorang wanita sederhana yang kagum dengan kemandirianmu, semangatmu dan wajahmu yang menggemaskan. Bahkan saat ini aku merasa bodoh, karena berkelakuan seperti layaknya anak baru gede yang mengirimkan
Semoga
Salam,
Penganggum Rahasiamu
Dear @RamadhanAkbarr
Hai, Apa kabar? :)
hari ini, tepat empat tahun sejak hari dimana kita mengakhiri semua nya. Jangan tanyakan apa masih ada sedih yang tersisa. Aku baik-baik saja, yakinlah.
Anyway, Aku mengirimkan
Bukan! Bukan berarti bersama mu aku tidak merasakan bahagia itu. Aku bahagia bersamamu. Hanya saja, sekarang, aku jauh lebih bahagia dari waktu itu :)
Hingga detik ini, empat tahun sudah. Aku bahkan nggak pernah tau apa alasan mu mengakhiri semua nya. Entah salah ku yang bagian mana, hingga akhirnya kamu memutuskan untuk tidak melanjutkan semuanya lagi.
Padahal, hari itu, 29 januari 2007, kita masih tampak baik-baik saja sore harinya. Kamu masih membantu aku mengeluarkan motor dari parkiran sekolah kita yang paralel. membantu ku melewati jalan becek. Kita masih bercanda di bawah hujan.
Entah apa yang membuatmu memutuskan menyudahi semuanya, tepat setangah tujuh malam, selepas sholat magrib ku.
Aku tidak pernah bertanya detail padamu, bahkan hingga detik ini. dan kamu? kamu pun nggak pernah mau repot-repot menjelaskan.
Aku hanya tidak ingin mempersulit apa yang sebenarnya mudah. Bukan! Bukan berarti aku nggak sayang kamu, dan nggak mempertahankan hubungan kita. Tapi aku tau, mempertahankanmu berarti menghalangi mu bahagia. Bukankah kita hanya akan memutuskan hubungan dengan seseorang kalau kita sudah merasa tidak ada bahagia lagi bersamanya.
Jadi, kamu kehilangan bahagia bersamaku yaa? :’(
Katakan ini hanyaaa.... hanyalah mimpi... tak seharusnya... engkau katakan... bagaikan petir itu, disiang hari... Menghanguskaan akuuu...
Baiklah, Kasih terbaik. Sekali lagi, aku menulis ini tanpa maksud apa-apa, aku hanya ingin menjelaskan sesuatu, kalaupun ini terakhir kali aku bisa menjelaskan “sedikit” padamu. Sekali lagi, tidak ada maksud untuk memperbaiki yang telah terputus. Pun tidak ada maksud mengingat-ingat mu lagi.
Selamat tinggal kekasih... Selamat tinggal sayang... Kasih terbaik, yang pernah singgah, di hati...
Aku cuma mau bilang terimakasih. Kata yang selalu terucap untukmu. Terimakasih untuk semua nya. Empat puluh
Semua barang darimu masih tersimpan rapi dalam apa yang kita sebut #kotakKenangan. Aku nggak pernah membuka nya lagi, sejak terakhir aku menangis hebat karena mengingatmu. Tapi hari ini aku membukanya, sebentar, sebelum air mata sempat meleleh lagi. Aku hanya ingin mengintip sedikit kenangan kita, merasakan sedikit kebahagiaan bersamamu. Tak lebih demi mengenang empat tahun aku melepas tanggung jawab sebagai orang spesialmu.
Dan lagi, hari ini aku menangis hebat.
Hanya melihat sepintas isi kotak itu dan semacam ada video yang memutar kejadian waktu itu. malam-malam panjang yang kita habiskan. Keliling
Aku masih ingat saat malam kita berteduh di suatu tempat, tengah malam, terjebak hujan deras. Kamu nyanyiin lagu Tercipta Untukku – Ungu. Ah, masihkan aku bisa mendengarnya sekali lagi?
Dan, boneka beruang putih darimu, masih terduduk rapi di sudutan kamarku. Terlihat jelas setiap saat aku hendak tidur, dan ketika aku terbangun keesokan hari. Oh iya, File foto dan video editan kita juga masih ada dalam satu folder terkunci di laptop ku. Aku memang tidak berencana sama sekali untuk menghapusnya. Biar dia menjadi bagian dari kenangan. Karena hanya dengan itu aku mampu mengingat empat puluh lima hari yang indah itu, bersamamu.
Aku sudah melupakanmu... Semua nya berjalan baik-baik saja. Nafsu makan ku sudah membaik, aku sudah bisa tidur nyenyak tanpa mimpi buruk takut kehilanganmu lagi, aku sudah bisa punya pacar lagi. Aku baik-baik saja.
Meskipun aku harus melewati beberapa bulan yang berat, di awal perpisahan kita. Tapi aku tau, ketika memutuskan menerima mu, maka aku siap dengan segala konsekuensinya. Dan, ketika konsekuensi itu menuntut untuk di penuhi, seberat apapun aku siap :)
Saat ini, Aku tidak ingin bertanya apapun lagi padamu.
Aku sudah baik-baik saja, dan jangan pernah merasa menyesal karena telah meninggalkan ku.
Semoga kamu selalu bahagia :)
LINGER.
Kepada:
@ariefadhiyanto
Apa kabar? Lama tidak berbincang. Kamu pasti menebak-nebak siapa aku (geer mode on). We both not even following each other on Twitter but in real life, for me it doesn't matter. Ah sudahlah, apa yang penting dari mengetahui siapa aku? Setelah membacanya, kamu boleh menganggap aku sekedar angin lalu. Aku cuma salah satu dari sekian banyak orang di dalam kehidupanmu yang ingin berterimakasih karena pernah telah membuat hidupku sangat berarti, mengerti rasanya mencintai dan dicintai dengan tulus dan sepenuh hati.Ya, aku akui itu memang keahlianmu. Rasanya pun masih berbekas dan susah untuk dihilangkan. Ternyata tidak semudah menghilangkan noda kecap atau spidol pada pakaian hanya dengan merendamnya dengan deterjen #apasih . hehe.
Dear you,
Terkadang aku merindukan sosokmu hadir dalam kehidupanku. Tapi, lebih dari semua itu, keinginan terbesarku bukan lagi memiliki dirimu seutuhnya. Aku ingin melihatmu yang semakin tegar dan kuat, menjadi sosok pria yang lebih dewasa dan bijaksana, dan aku ingin melihatmu lebih bahagia, walaupun aku bukanlah bagian dari kebahagiaan itu sendiri. Rasanya memiliki sosokmu saja sudah lebih dari cukup untuk saat ini.
Seperti kata Dee Lestari dalam Novelnya Perahu Kertas: " Hatimu mungkin memilihku, seperti juga hatiku selalu memilihmu, tapi hati bisa bertumbuh dan bertahan dengan pilihan lain, kadang begitu saja sudah cukup, sekarang aku pun merasa cukup" aku harap kamu pun merasa cukup. Satu yang harus kamu tahu, kamu tidak pernah hilang dari hatiku. Sampai kapanpun?? Entah sampai kapan. Kenangan tentangmu masih saja rapi tersimpan seolah tak tergantikan. Walaupun sudah tidak ada letupan-letupan lagi karena perasaanku padamu telah berubah menjadi sesuatu yang menyejukkan, menenangkan disaat jiwaku memerlukan sandaran untuk bertahan.
Dear you,
Pesanku yang lain di akhir
Salam rindu,
Aku
--
Sincerely,
Me.
*If it's not happy ending then it's not the end yet, If people cannot see you shinning, it is because their minds are cloudy*
Dari yang DIAM-DIAM MEMPERHATIKANMU DARI BALIK POHON.
untuk Laki-Laki yang demen bersanding dengan huruf L kapitaL, @tuannico.
halo tuan, apakah anda mengenalku?
tidak? baguslah ![]()
halo tuan, apakah kamu tahu kalau aku mengagumimu?
tentu saja tidak. tapi itupun tidak apa-apa ![]()
kak nico,
aku ini bukan siapa-siapa yang diam-diam suka mendengarkanmu asyik mengobrol dengan pohon-pohon.
aku ini bukan siapa-siapa yang diam-diam suka memperhatikanmu berbincang seru dengan para alien dari planet X103yDn.
aku ini bukan siapa-siapa yang diam-diam merasa khawatir ketika kau berkata ringan, "sariawanku ada tiga.."
apa kakak baik-baik saja? apa kakak bisa tersenyum disana? tersenyumlah kakak, karena senyum adalah lengkungan yang meluruskan segalanya ![]()
.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
tuannico,
empat baris titik-titik diatas ini seharusnya kanvasku mencorengkan puisi-puisi indah, kata-kata sederhana yang menggetarkan jiwa, atau kalimat-kalimat sayang planet antah berantah dari galaksi tetangga.
tapi aku ini cetek, gak bisa kalau harus menulis kata-kata indah seperti punya kak rahne, juga nggak romantis seperti kak ekaotto, apalagi yang simple tapi artinya sedalem palung benua antartika kayak punyanya kak luluiii.
jadi ya jadinya begini. lucu ya? butuh berpuluh-puluh kata pelampiasan karena sebegitu susahnya aku menulis kembali apa yang sebenarnya telah tercetak dalam hati.
aku ingin menjadi seseorang,
tempat dimana kakak bisa bersandar saat merasa lelah dan bimbang.
supaya dapat kukisahkan lagi kisah alien yang kemarin main-main ke bumi dan mencoba berteman dengan segerombolan pohon padi.
supaya bisa lagi kulihat lagi sebuah senyum beriringan dengan lenyapnya gurat-gurat kesedihan di wajahmu tadi.
aku ingin menjadi seseorang,
yang kadang mengomel menyebalkan saat tidak enak hati, tapi kemudian diam dan mendengarkan ketika kau bercerita panjang lebar tentang langit, tentang pohon, tentang jemuran, tentang pesawat ufo, tentang sariawan yang sampai sembilan, tentang sepotong tangan hijau yang suka diam-diam mengusik lelapmu...tentang semuanya.
iya, aku juga berpendapat surat ini tidak bisa dibilang sebuah surat cinta... haha, aku juga tertawa. ini surat apaan sih sebenarnya?
aku harap kakak maklum, ini cuma sebuah lembaran hard copy dari file yang tersimpan rapat di hati yang akhirnya kuberanikan diri untuk mengeprintnya.
salam hangat, kak nico :)
regards,
yang suka diam-diam memperhatikanmu dari balik pohon.
Special For My Brown Eyes
Kepada @doddymbsApa kabar Ganteng?
Baik-baik aja
Ayo mukanya jangan cemberut gitu dong baca suratku..
Senyum dulu yang manis, biar lesung pipimu kelihatan jelas…
Eh, matanya kok melotot gitu? Heran yah ada yang ngirim ![]()
Oia, gimana kabar
Kalo nyetir mobil jangan emosian
Coba atur kendali egomu…
Denger-denger kamu keterima PU dan penempatan di Gorontalo ya? Waduh jauh sekali…
Lalu bagaimana dengan kekasihmu? Sedihkah ia kau tinggal sejauh itu? Atau kalian memang sudah tak memiliki hubungan apapun?
Ah sudahlah, semoga kalian mendapat yang terbaik yah…
Aku doain deh, walaupun aku cemburu….
Kurus (aku panggil kamu kurus yah),
Kamu pasti mulai menerka-nerka siapa penulis surat kaleng ini kan? Buat apa? Toh kalo kamu tau pasti tak berpengaruh besar dihidupmu. Jadi nikmatilah aksi dari ku yang diam-diam mencintaimu ini….
Untukmu lelaki Kurus, Putih, Berhidung mancung dan Bermata coklat… Kelak kamu akan menyadari siapakah diriku ini….
Setidaknya kembalilah pada suatu ketika saat kamu sedang benar-benar butuh cinta
Entah bagaimanapun dirimu, aku tetap mencintaimu sampai kapanpun. Meski dengan cara seperti ini….
Missing u brown eyes,
Psst! Ceritanya Ini Surat Kaleng ya Bung Pelangi Cadas!
Kepada : @Elfadhs
Halo kamu yang sebut saja namanya Pelangi Cadas,
kamu si manusia berambut gendut, berhidung besar,
bermata tajam kaya elang-elang galak,
yang sok2an cuek kaya patung pas pertama ketemu (kirain beneran patung loh?),
yang aneh, yang nyebelin, yang jail,
yang suka banget sama Mr.Big, Led Zeppelin, Pink Floyd, dan banyak lagi,
yang suka banget pake kaos item (apalagi yang gambarnya Toshio, tokoh hantu-hantuan di film Ju On),
yang seneng juga make kemeja flanel kotak-kotak dengan rambut gondrong keriting-keriting kamu yang selalu diiket kaya stupa di Candi
yang lagi hobi banget pake sepeda balap (dan kamu keren bangeet pake sepeda ituu!)
Dan halo juga kamu si Pelangi Cadas, heyhey!
Iya iya, kamu yang selalu ganti-ganti status facebook atau twitter si aku jadi : aku gendut.
Siapa lagi coba? Kamu yang suka gapernah mau bilang kalo kamu kangen atau ga..
Kamu yang suka tiba-tiba ilang, ga SMS ataupun nelepon, tapi ngetweet orang laen sering, dan tampak lebih menikmati dunia kamu sama temen-temen kamu daripada bareng aku – tiap bareng aku kan mukanya suka mendadak jutek (makanya aku pundung juga, jadi gamau bilang-bilang ini siapa, etdah namanya juga surat kaleng siiihhh, iya kan?).
Dan kamu juga yang bisa bikin aku nangis sampe sesenggukan, dan paling tenang saat kamu meluk aku erat sambil bilang : “Maaf ya…”
Dan hey hey kamu juga si Pelangi Cadas pengguna sepeda balap nan ganteng banget buat aku mah yaahh..
Hey kamu juga yang udah maen “kejar-kejaran” sama aku selama kurang lebih 5 taun terahir ini (sejak kapan ya… September 2005 kalo ga salah).
Hey kamu juga yang selalu bisa ngertiin aku banget, tau banget gimana caranya bikin aku seneng, bikin aku senyum, bikin aku ketawa, bikin aku ngerasa tenang.
*ah ya ampun, sumpahnya gw bikin surat ini sambil berkaca-kaca, beneran..
Mendadak inget banget gimana susahnya dua taun lalu, pas aku sama kamu lagi jauh.
Mendadak inget banget gimana rasanya ga bareng sama kamu, gimana rasanya ga nelepon kamu, ga sms kamu, ga ketemu sama kamu, ga digangguin sama kamu, ga dibullying sama kamu…
Dan mendadak juga inget filmnya Eternal Love Sunshine, gimana pengen banget bisa ngehilangin ingatan tentang kamu saat dua taun lalu yang sungguh suram buat aku.
Dan mendadak inget kalo bentar lagi kamu mau bertandang ke ibukota, ninggalin aku lagi (ya elah Jakarta doang sih, tapi gabiasa banget jauh-jauh, apalagi kamu ke Jakarta, di Jakarta kan ga ada Hujan, hey Pelangi Cadas!)
Ya udah Pelangi – Pelangi Cadas tepatnya – gapapa kamu bertandang ke ibukota, kalo kata lagunya Efek Rumah Kaca berkata : Seperti Pelangi setia menunggu Hujan reda, nah kalo buat aku kebalik hey Pelangi! Kalo aku kaya nungguin Pelangi ngejemput aku ke bumi biar kita bisa pulang bareng. Pulang bareng ke rumah kita bareng kelak. Amin amin….
Jadi Pelangi Cadas – yang tepatnya namanya Muhammad Fadhurahman – bisa nebak kah ini siapa? Kalo udah bisa nebak, ditunggu teleponnya ya, ga terima SMS ga terima offline message ga terima email ga terima wall, ga terima tweet.. Cuma terima telepon dan kasitau kalo kamu tau siapa di balik sang penulis misterius ini.. (pengen banget dengerin tanggapan suara kamuuu kaya apa abis nerima
“I’m so lucky to have you, so happy to love you…” kalo kata lirik lagunya Mocca yang You mah.
Salam cupcupmuah buat Pelangi Cadasnya aku tersayang…
Kepada Mas Ulil
Saya hanya satu di antara sekian ribu followers Anda di Twitter, dan kita pastinya tidak saling mengenal. Tapi saya sedikit banyak mengenal pemikiran Anda melalui timeline Anda. Pemikiran seorang @ulil yang sangat liberal dan maju, yang mendobrak tembok-tembok fanatisme, dan merenggangkan pemikiran dan hati yang sempit.
Mas @ulil,
Terima kasih untuk membela kaum minoritas di negeri ini. Saya percaya bahwa Tuhan akan lebih memberkati Anda dan keluarga karena kebaikan dan kemuliaan hati Anda. Dan saya berdoa semoga Anda suatu hari nanti diberi kepercayaan oleh Tuhan dan rakyat Indonesia untuk memimpin bangsa ini. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan, Mas @ulil.
Sebagian teman saya yang beraliran "keras" kurang menyukai Anda. Itu adalah hal yang wajar. Sesuatu yang baik belum tentu disukai banyak orang. Tetapi tidak ada kata terlambat untuk merubah Indonesia menjadi negara yang lebih terbuka. Tidak harus seterbuka Amerika, tetapi setidaknya menerima dan bertoleransi kepada perbedaan dalam kepercayaan saja sudah cukup.
Mas @ulil,
Sekali dua kali saya pernah menyaksikan debat terbuka Anda dengan sejumlah tokoh agama di televisi. Saya mengagumi cara Anda menghadapi kritikan mereka dengan santai dan penuh senyum. Memang dibutuhkan kedewasaan emosional dan berpikir untuk menjadi seorang yang bijaksana ya, Mas? Dan Anda memiliki keduanya. Belum lagi latar belakang pendidikan yang berkelas, namun tidak membuat Anda menjadi tinggi hati. Hebat.
Mas @ulil,
Terkadang Anda mengingatkan saya kepada tokoh "Homer Simpson" di film seri "The Simpsons". Itu film kartun kesukaan saya :D Homer, seperti juga Anda, adalah pecinta kue donat. Mungkin jika Homer itu tokoh nyata dan tinggal di Indonesia, dia pun akan memilih Luna Maya sebagai artis kesayangannya :D
Terima kasih karena telah meluangkan waktu Anda untuk membaca surat ini, Mas @ulil. Salam hangat untuk Mbak @tsuroiya. Tetap berjuang untuk Indonesia, tetaplah membela kaum minoritas, tetap menjadi Mas @ulil yang saya kenal hari ini.
Salam donat selalu.
Untuk Pemilik Binar Mata Indah
@okaantara
Hai apa kabar kak? Sekarang sibuk apa? Makin hari kakak makin ganteng deh!
Huuufffhhhh, akhirnya bisa juga nulis surat ke kakak. Setelah beberapa tahun ini hanya bisa diam, termangu, termenung liat kakak TV doang tanpa bisa apa2, tanpa bisa mengungkapkan isi hati ini!
Kakak gak perlu tau dari mana aku datang dan siapa aku. Yang kakak perlu tau, aku adalah pemujamu. Orang yang mencintaimu dalam sadar dan sabarku. Dalam mimpi dan khayalku.
Hmmm, kakak tau perasaanku ketika menulis surat ini? Deg2an, cemas, bahagia, malu, bingung, akhhh pokoknya bercampur aduk jadi satu deh semuanya.
Aku suka semua hal tentang kak Oka. Aku suka kak Oka saat main FTV, aku suka kak Oka saat main sinetron, akupun suka saat kak oka main film dan aku juga suka saat kak Oka ngerap.
Aku suka Kak Oka jadi Saipul di Ayat-Ayat Cinta, aku mengagumi kak Oka di Queen Bee (aku lupa nama kak Oka di film itu), aku juga mencintai Khudori di Perempuan Berkalung Sorban (pria sangat pengertian dan penuh perhatian) dan aku benar2 menyayangi Hari di Hari Untuk amanda (santai kayak dipantai, slow kayak dipulow. seorang yang tangguh dan mampu berbesar hati, ngeliat kakak nangis di film itu saat adegan ngegantiin dodi fitting baju pernikahan bener2 bikin aku terharu, dan di film yang samapun kakak bikin aku tertawa saat berniat ngelap air mata Amanda di Rumah makan padang, tapi gak jadi dan malah ngelap meja makan. Liat ekspresi kakak pas Amanda bilang “sama kamu, selalu ada yang lebih seru dibanding yang lebih penting” bener2 dpet banget kak. Kakak jadi orang yang baek banget, santai dan penuh kasih sayang).
Tapi sejujurnya mau jadi apapun kak Oka (mau jadi culun seculun2nya, mau jadi orang sombong sesombong2nya, mau jadi orang baik sebaik2nya, mau jadi orang pinter sepinter2nya) aku tetep suka dan mengagumimu.
Apalagi kita memiliki hobi yang sama yaitu baca. Kita juga memiliki keinginan yang sama yaitu mengupgrade isi diri supaya lebih peka baik dengan lingkungan, negara, adat-istiadat juga budaya kayak Garin Nugroho yang concern di budayanya, Hanung Bramantyo yang bergelut di religi, dan mas Riri Riza dengan issue kemanusiaanya.
Aku suka binar mata kak Oka yang indah, binar mata yang selalu total dalam mendalami apapun, binar mata yang selalu menyiratkan harapan, binar mata yang membuat aku resah, gundah, terjatuh, tak ingin bangkit lagi. Ya, rasanya aku ingin terus tenggelam dalam labirin mata kakak. Selamanya....
hahahahahahha.....
kakak pasti bilang aku gila, stress atau apalah yang berhubungan dengan sakit jiwa. Karena mengagumi orang yang jelas2 sudah punya anak dan isteri. Tapi aku tak peduli. Bukankah kegilaan itu membuat seseorang tampak lebih istimewa.
Thx kak udah menyempatkan diri membaca surat aku. Aku harap surat ini bisa membuat kakak merasa berarti. Yap, karena kakak berarti buat aku.
kakak perlu tau dalam setiap sujudku aku selalu berdo'a semoga kakak selalu bahagia dan selalu sukses. selamanyaaa.....!!!
Salam manis penuh kehangatan,
Pemujamu.
Oh Thank Heaven For You!
Halo, selamat pagi..
Pagi-pagi gini, baru bangun, masih di tempat tidur, aku udah mikirin kamu sambil nguap-nguap.
Bentar lagi aku mau ke tempatmu, tar siang juga aku mau ke sana. Aku punya banyak rencana untuk menghabiskan waktu di tempatmu.
Hmm.. Mulai terbayang-bayang nih, hangatnya sarapan di tempatmu, kenyangnya makan siang di tempatmu.. Haahh kok makan terus nih pikiranku hehehe *lapar*
Untung kamu tidak banyak menuntut. Aku ga perlu dandan cantik-cantik amat, walaupun aku tau di tempatmu banyak yang tampil maksimal karena, well, they think your place is one of the hippest place in Jakarta and the unwritten rule for such place is "I'm here to be seen". But who cares about the rule. Kamu menerimaku apa adanya *ya iyalah ya* *dudul*
Selain ngga banyak menuntut, kamu juga selalu memenuhi kebutuhanku dan keinginanku. Mulai dari yang primer sampe tersier, dari yang sederhana sampe yang paling muluk. Makanan, pulsa, shampoo sampe es krim seharga dari yang harganya beberapa ribu sampe 30 ribu perak pun kau sediakan untukku.
Trus, yang bikin aku jatuh cinta, kamu selalu ada di mana pun aku perlukan. Apalagi sih yang meluluhkan hati cewe selain hal itu. Meskipun kadang-kadang kamu sibuk, tapi gpp deh. Yang penting kamu ada, dan kamu bisa kasih yang aku mau. Hohoho.
Ya udah deh, aku mandi dulu, tar langsung mampir ke situ. Siapin hot chocolate sama sandwich ya.
Have a great friday for all your crew :D
Cheers,
Your Loyal Customer