Selasa, 01 Februari 2011
#18 kepada kamu ( yang mengaku ) pacarnya hujan
ketika mengetahui bahwa #18 adalah surat cinta kepada personal di twitter ( sebenarnya aku kesal, karna sudah membuat surat cinta yang siap dipost untuk #18, dan masih menggangap tema tema dalam surat tertentu itu konyol dan ngga asik walau akhirnya aku turuti juga ) yang menurut masing - masing adalah orang yang berpengaruh atau timeline nya selalu menarik untuk dibaca, tentu saja aku langsung memikirkanmu.memangnya siapa lagi? tiffie sembiring? hakh!
siapa sih kamu sebenarnya?
selain perempuan eksotis berambut keriting panjang menawan?
kenapa seakan kamu bisa membaca pikiran ku, padahal kan kita ngga kenal.
apa kamu mata - mata yang dikirim oleh seseorang disana? tentu saja aku berani menuduhmu, karna hampir setiap posting mu di twitter bahkan di blog mu, aku merasa kau menulis tentang aku. tentang kecintaan pada hujan, petang, tentang perasaan mu pada nya, yang dalam versi mu dia itu Ben. biar ngga ketahuan, huh?
Darimana kamu mendapatkan kata kata sederhana yang begitu indah tapi ngga pernah terpikir untuk berkata sesederhana itu, dan setiap membaca nya yang terpikir selalu " aahh..... " .tapi juga nga cuma si " ahhh" yang keluar, sesuatu yang hangat juga sering terasa bergulir di pipi. setiap kata yang terbentuk di kalimatmu seperti serbuk sihir.
dan kata - kata mu yang paling aku ingat " kebahagiaan adalah tidur dengan bantal yang basah dengan air liur, bukan air mata " aku belum bisa nih nemuin kebahagiaan itu. doakan aku ya.
Terakhir, aku perempuan yang sangat normal, aku berdebar melihat pria apalagi yang jangkung dan pandai mengeluarkan melodi dari alat musiknya, tapi aku mo bilang, aku mencintaimu ( pemikiran mu, penampilan mu, kata - katamu, kalimat mu, dan semuanya ), perempuan sore.
with Love.
Theresia Miany
(lihat, nama depan kita aja hampir sama :))
Oleh @berhentidi18 di http://sundaeschocolate.blogspot.com/2011/01/18-kepada-kamu-yang-menulis-tentang.html?spref=tw)
Day 18 #30HariMenulisSuratCinta : Buat Si Om Matahari Ibukota!
Celebritweets
Hari ke-18: Celebritweets
Untuk si Duta Pariwisata
Naomi
dimataku kalianlah selebtwitts
Selamat malam semuanya!
Seneng deh dengan tema hari ke-18 ini. Soalnya dari awal, aku belom pernah ada kesempatan dan belom menyempatkan untuk menulis sepatah dua patah kata untuk kalian. Dan hari ke-18 ini jadi moment yang pas banget!
Gak kerasa ya sudah di penghujung bulan Januari, dan sudah hari ke-18 di parade -tssaah, paradeee- #30HariMenulisSuratCinta ini. Berarti kurang lebih 2 minggu lagi parade ini bakalan usai, dan mudah-mudahan sih perhelatan ini gak berhenti sampe disini aja. Semoga ini jadi awal untuk project-project menarik dan menantang lainnya di kemudian hari.
#30HariMenulisSuratCinta ini tuh bikin mereka-mereka (termasuk aku pastinya) jadi keluar dari sarangnya. Keluar dari blognya masing-masing dan pamer surat cintanya masing-masing. Berusaha bikin yang bagus, yang menarik, yang mengharukan, yang menyentuh, yang lucu, yang, yang, yang, yang luar biasa deh pokoknya. Bikin penulis-penulis yang sebenernya berbakat tapi gak pernah terlihat jadi tampil, karyanya jadi terpampang di blog 30HariMenulisSuratCinta dibaca sekian banyak orang.
Project #30HariMenulisSuratCinta ini tuh luar biasa banget dimataku. Membuat kita-kita - atau setidaknya aku sendiri - jadi tertantang untuk mengolah isi hati, dan pikiran kedalam bentuk tulisan. Gak semua orang bisa melakukan itu, dan gak semuanya bisa merangkai kata dengan gesit. Tapi dengan adanya project ini, banyak yang tadinya bisu jadi bersuara dengan sangat lantang lewat surat-surat cintanya. Gara-gara siapa? Ya jelas karena kalian. Dan ini tuh keren banget.
Berapa banyak sih orang yang bisa menggerakkan sejumlah massa untuk melakukan sesuatu. Jangankan satu dunia twitter, ngajak temen-temen sendiri aja kalau caranya gak tepat, belom tentu mereka bisa dan mau untuk melakukannya. Tapi kalian berhasil. Kalian bisa jadi penggerak. Dalam waktu yang gak terlampau lama, hashtag 30HariMenulisSuratCinta pun berlarian di timelineku setiap harinya. Dan pastinya di timeline orang-orang lainnya diluar sana.
Belum lagi blognya yang sampai detik aku ngetik ini sudah dikunjungi 32081 kali. Itu sudah termasuk 10 kali (atau lebih) kunjungan dari aku sendiri tiap harinya. Itu udah jadi bukti yang lebih daripada cukup bahwa kalian dan project ini luar biasa berhasil.
Dan yang bikin aku senang, karena aku terlibat!
Oh ya, apa project ini ada rencana untuk dibukukan? Sepertinya seru ya kalau bisa dibukukan. Ayo ayo, diwujudkan aja! Kalau ada dalam bentuk buku, pasti aku berminta banget untuk punya.
Para Tukang Pos Cinta, terimakasih ya untuk kesempatannya. Kesempatan untuk berekplorasi dengan kata lewat surat-surat cinta ini. Aku gak sabar untuk ikut gathering tanggal 15 Februari nanti. Ketemu dengan kalian, dan pastinya para penulis surat cinta hebat lainnya.
Salam hangat, sehangat minyak telon dan kasih ibu,
@martesiaaa ;)
P.S. Pengunjungnya udah 32103 aja lho?! WOW!!
(oleh @martesiaaa di http://martesiaklarissa.blogspot.com/2011/01/18-dimataku-kalianlah-selebtwitts.html)
Senin, 31 Januari 2011
Kepada Ketua Geng Pisang
Dear @newsplatter
Jadi, hari ini tema #30HariMenulisSuratCinta adalah 'Selebtwit' dan dari awal saya denger tema ini, yang terlintas pertama kali di otak saya cuma akun @newsplatter. Ini saya, yang sering diisengin alias dimentionin 'anak-anak' ( @fajarft dan @acidive ) om dan 'ditawarkan' sebagai calon mamah untuk mereka karena (katanya) mirip dengan idola om, Syahrini. (padahal aslinya gak mirip sama sekali, alias semua itu Fitnah!) -____________-' #mukaselebarselatsunda
Jadi, diantara beberapa 'Selebtwit' yang saya follow, om Henry Manampiring lah yang menurut saya 'paket lengkap' menghiburnya. Om bahas soal sosial, politik, lucu-lucuan dan bahkan jago gombal. Yang lebih kerennya adalah om bahas isu-isu politik dan sosial tetap dengan ciri khas om, tetap dibumbui becandaan dan santai, headline akun twitter berita dan soal-soal absurd pun selalu dikomentari atau dijawab dengan unik dan bisa bikin ketawa-ketawa sendiri tiap bacanya. Belum lagi semangat om untuk membuat buah pisang menjadi makin terkenal ditwitter, sungguh mengharukan :') (halah *dikeplak*)
Jadi, yang tidak kalah penting adalah sesungguhnya setelah om mengganti avatar yang sekarang-tattonya-keliatan, om tuh jadi bahan perbincangan kami-para-wanita-followers-om. Yup, selain tweet om yang menarik dan menghibur, avatar om kali ini bikin kami #mimisan. :D
Jadi, kebiasaan ngetweet om dipagi hari dengan tweet-tweet segar dan ga bikin sakit mata, sungguh menghibur kami para followers. Tiap pagi, pasti saya suka ketawa-ketawa sendiri tiap baca tweet om. Secangkir kopi, sepotong roti, sebuah pisang dan timeline dengan tweet @newsplatter sejak empat bulan lalu telah menjadi sarapan WAJIB saya sehari-hari.
Jadi, bersamaan dengan surat ini, saya Eka Otto, Gemini, hampir 25 tahun, perempuan (apasih, ka? ) menyatakan bahwa saya adalah Fans Berat tweet-tweet @newsplatter si Ketua Geng Pisang! dan semoga aja, tidak akan ada pernyataan dari Roy Suryo bahwa yang selama ini yang mengelola akun @newsplatter adalah orang lain alias 'admin' semata. (lu kate bang Henry itu Tiffie? *dikeplak lagi* )
Jadi, setelah membaca ulang surat ini, kenapa setiap paragrafnya diawali dengan 'Jadi' ? :| sepertinya ini efek grogi, :|
Om Henry! sekian surat (cinta?) saya, makasih loh klo udah disempetin baca. Semoga om Henry cepat-cepat ketemu sendok (dan garpu)-nya biar piringnya lengkap dan makin asik pas dipake makan. Bahagia selalu om! tetap menjadi @newsplatter yang selama ini kami liat ditwitter, menyenangkan dan lovable. :)
Empat kali empat sama dengan enam belas, sempat tidak sempat, udah Om, suratnya jangan dibalas. (siapa juga yang mau balas -_____-')
Salam #PisangPisangDiudara

---Oleh: ekaOtto
(diambil dari: www.sisayappatah.tumblr.com)
Sang Pencipta Kata
Aku memanggilmu dengan sebutan apa ya? Kakak, mungkin? Karena sepertinya kau lebih tua dari ku.. Ups! Hihihi
Ok, aku akan memanggil namamu saja. Kau tak keberatan bukan?
Aku siapa? Ah sudahlah, tak penting kau tau siapa aku.. Anggaplah aku satu dari beribu followers yang mengagumimu.. Mengagumi kata-katamu.. Ah, kau begitu mempesona dibalik rangkaian indah kata-katamu..
Aku memang tidak tau siapa pencambuk inspirasimu, tapi aku benar-benar berterima kasih karena telah membuatmu melukis lewat kata.. Itu indah! Kau tau itu? :)
Aku mulai mengenalmu sejak kau mulai bertukar email dengan temanmu.. Teman yang kau bilang mengagumkan itu.. Ya, email “Pencinta Katamu” dengan @rahneputri
Awalnya aku tak begitu tertarik.. Tapi entah magnet apa yang sedang menarikku sore itu, tau-tau aku sudah duduk di depan laptop dan membaca satu demi satu email “Pencinta Kata”..
Aku mulai mengagumimu, maksudku kata-kata dari pencinta kata mu itu.. Kau membuatku percaya bahwa sastra tidak selamanya membosankan.. Bahwa sastra bisa saja begitu menarik, dan kau bagai magnet yang membuat sastra jauh lebih menarik dari yang pernah kubayangkan..
Aku mulai mengagumimu dan mulai memfollow akun twittermu @zarryhendrik dan kau membuat TimeLine ku jauh lebih menarik, karena kau selalu melukiskan perasaan dan pikiranmu lewat kata-kata indah itu..
Kemudian aku juga memfollow tumblrmu.. Dan kau tau, kau membuat mulutku (kembali) berdecak kagum.. Kau penyair yang hebat! Kau Sang Pencipta Kata.. Ah, kapan aku bisa mencipta kata hebat sepertimu..
Mau menjadi guruku, Zarry? Hahaha
Sudahlah, aku hanya bercanda :)
Zarry kau tau, kau menginspirasi banyak orang, termasuk aku, tentu saja! Meskipun kata-kata yang kulukiskan tak pernah seindah kata-katamu, tapi tak apa.. Toh aku masih “Anak Kemarin Sore” sedang kau adalah “Dewa”.. Ya anggaplah saja begitu..
Teruslah meluskis dengan kata-katamu, Zarry :)
“Aku terlalu mengenal kamu, sampai aku tak kenal waktu” ~ Zarry Hendrik
PS: aku menunggu kelanjutan ceritamu “Kemarin #1” :)
---Oleh: bedeebeeppp
(diambil dari: www.bedeebeeppp.tumblr.com )
Untuk yang mengaku Sayapnya Patah (@ekaOtto)
- Jangan pasang avatar lain, selain muka kamu. Orang ngiranya kamu cowok. wah gak kebayang deh ada cewek nembak kamu.
- Ini penting. Lain kali jangan jalan sendirian kalau gak tahu jalan pulang!.
---Oleh: ama_achmad
(diambil dari: www.amaachmad.blogspot.com )
Kamu yg datang dari alam lain
kepada yang termirip lemper, @poconggg.
sekian dan aura kasih.
---Oleh: CorengMoreng
(diambil dari: www.corengmoreng.tumblr.com )
Hallo Dosen TDSR
Kepada Dosen TDSR yang saya kagumi pelan-pelan menghanyutkan
Karna judul surat cinta hari ini harus di kirim ke selebtwit, hari ini saya kirim penuh kekaguman dan haru biru kepada salah satu dosen tercantik di per-DKV-an ITHB! *aseeek* *lewat tante ela mah* *lewat simpang* #kalem
Hallo Tante Okke, maaf ya kalau saya tak terbiasa menyebutmu dengan sepatumerah seperti yang biasa mereka panggil untuk dirimu itu. Karna saya, emm saya adalah (sekali lagi ya) Saya adalah (harusnya) salah satu mantan mahasiswa TDSR anda (TDSR = Teori Dasar Seni Rupa) *bener gak itu tante?* *di gaplok sepatu*
Mengapa ada kata “harusnya” yang di kasih kurungan? Karna sebenernya saya tidak pernah lulus TDSR!! Ngahahahahaha (gue bisa bayangin kalo tante okke baca ini pasti mukanya langsung gini -_____________________- *muka selebar jalanan dipatiukur*
Saya gak pernah ikut kelas TDSR, karna jamnya yang kepagian dan mata kuliah setelahnya itu sangat bahaya untuk dilewatkan! NIRMANA!!
Saya gak pernah punya cukup waktu untuk tidur karna nyelesaiin tugas2 ajaib itu. Alhasil kadang pun sembari TDSR sedang berlangsung saya masih di luar ruang TPB bergelut dengan silet dan cat poster. Eh tapi pernah deh sekali dua kali ikut TDSR, tapi tidur di blakang TPB *numpang adem ada AC*. Alhasil pula lagi ni, saya jadi gak hafal nama dosen2 TDSR satupun termasuk tante okke. (hebat)
Lalu dari mana saya mengetahui tante okke? Tante setelah baca pembukaan surat di atas pasti mikir yang mana sih ni anak? Pembukaan surat aja curhat nteu puguh gak pernah ikut TDSR -_____-
Jadi saya ini adalah anak 2009 yang pernah meminta untuk memotret Tante Okke sekali dalam rangka tugas CK 0,5 M melukis wajah para dosen di kertas 4 kali A0!! Yaoloh A0 loh tanteeeee A0! (panitia bangke nugelo!) Dan saya inilah yang mendapat tugas pertama untuk memotret wajah para dosen-dosen sebelum akan di gambar ke 4 kali A0 itu.
Saya ingat siang itu menenteng kamera, masuk ke ruang dosen, sembari mencolek om idhan lalu bertanya : Dosen ada sapa aja om? | Ada tuh Tante Okke (yang padahal harusnya dosen gue) | Baik gak tante okke itu om? | Baik kok, masa kamu gatau tante okke | Ah yasudah saya coba.
Lalu aku masuk ke ruang dosen mendapati si sepatumerah sedang duduk manis memegang cangkir siang itu. “Tante, maaf ganggu. Selamat siang. Saya boleh foto tante gak? Ini tugas ospek jurusan harus menggambar muka dosen” | Tante Okke : *gak banyak bacot* “Okey, mau dimana? Di sini aja? Atau harus berdiri” | Damn!! Saya itu langsung pengen nangis loh tante, kenapa? Karna untuk mendapatkan foto dosen-dosen yang lain itu tidak semudah dan sesupel respon Tante Okke! Kyaaaaaaaaaaaaaa! Tante Okkeeeeeeeeeee!! (lalu kemudian saya mulai menyesal selalu bolos TDSR) Bener loh tante, mau dapet foto dosen lain itu susahnya minta ampun banyak bacot.. Tante Leti aja mau di fotoin ogah2an, sekalinya mau di foto harus berdua dempet kepala sama tanteeee …… (entah namanya itu yang partner TDSR tante okke juga) Kan ribet yah mau krop kepalanye buat di tresing! Apalagi minta foto sama dosen2 cowok aduuuuuuuuuuuuuuuh! Om Andilah sudah itu yang paling jago membuat saya galau gak bisa dapat muka dia. Harus nunggu dia maen PS dululah, nunggu dia slesai ngajar Tipo dululah. Ampun deh saya di lempar-lempar kaya karung beras. Om uci aja saya musti ke rumahnya sendiri ambil pake plesdis, karna beliau tidak mau saya foto langsung (inget2 ini pengen nangis) Pokoknyayah, ga ada yang se baik tante okke. Tante Okke the best! *ngacungin dua jempol* Apa tante sudah mengingat saya yang mana?
Tapi saya sudah keluar dari DKV tante, jadi memang setelah itu saya sudah jarang terlihat muncul di permukaan bumi DKV raya. Tapi saya seneng bisa sekali itu mengetahui seorang tante okke adalah dosen yang baik.
Lalu lama kemudian setelah itu saya mengenal sosok yang bernama @sepatumerah lewat twitter. Pertamanya karna munculin #30HariMenggambar. Saya ikutan tante, tapi stop di hari 15. Lalu aku lihat juga kok kata2nya diritwit di timeline. Emmm, follow ah. Oh namanya Okke (di sini saya belom ngeh dong itu tante okke) Lama-lama, saya suka dengan twit2nya tante okke. Si tukang racun #hastag!! Dia racun semua followersnya untuk ikutin hastag yang dia bikin dan membuat yang lain juga memunculkan hastag-hastag semacamnya. Dan lalu akhirnya seorang teman saya yang saya panggil Rienda (ketua angkatan 2009) ngomong : Eh kamu ikutan #30HariMenggambar? Tante okke juga loh.. | Gue : Hah?? Tante Okke?? Tante Okke TDSR?? | Rienda : Iyaaaa!! Apa gitu twitternya.. sepatumerah gitu?
Gue : HAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAH??? HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAAAA!! *langsung ketawa di depan tembok* *ambil tali* *gantung diri dikamar* Asli! Saya langsung nepok jidat ampe merah semerah sepatu tante!!
Ooooooooooooooooooh ternyata oh ternyataaaaaaaa yaaaaaaaaa!! Si @sepatumerah itu (harusnya) dosen saya dooong!! *di lempar sepatu aja saya tante* *pasrah*
Maaf tante saya memang gak aktif di dunia pertwitteran, saya aja loh blah bloh pas tau ternyata tante okke itu si sepatumerah yang ramai di bicarakan di timeline -______________-
Jadi kira2 demikian tante saya mengenal sosok seorang sepatumerah itu, saya jadi kehabisan kata setelah akhirnya tante sudah tau saya ini mahasiswa model macam apa. Ngahahaha
Dan ini tante sedikit foto menggambar kami yang gagal. Setelah stor ini kita di suruh gambar ulang 4 kali A0 lagi masaaa. Hahaa (lagi-lagi panitia bangke nugelo) Tapi ini kenangan, kenangan saya memotret sepatumerah lalu di gambar super besar bersama wajah dosen lainnya bersama anak-anak DKV 2009.
(bisa taulah ya tante okke yang mana)
Saya mau masukin foto asli yang saya fotoin tante waktu itu, namun seminggu setelahnya foto itu hilang bersama laptop saya -___________- Bagus!! Hidup (anak kost) di Bandung memang keras!
Sekian surat cintanya buat tante okke! Surat cinta gitu ini?? Surat cinta doooong!!! Karna dosen kedua yang saya cintai setelah Om Ju adalah Tante Okke!!
Tertanda,
Priskila Eirene | NIM : 2109090
P.S : Tante saya mau beli buku 4 Musim Cinta. Nanti saya boleh minta tandatangan sama cap bibirnya gak? Sekalian kita berkenalan ulang :)
______________________
twitter : @sepatumerah
---Oleh: heykila
(diambil dari: www.heykila.tumblr.com )
If I Were A Boy
teruntuk @rahneputri
Sejujurnya, saya minder menuliskan surat ini untuk kamu. Saya yakin kamu akan menerima beberapa surat yang bagus-bagus dari tweeps diluar sana yang sedang mengikuti proyek #30HariMenulisSuratCinta, belum lagi kamu adalah seorang pecinta sekaligus perangkai kata yang hebat, tapi justru karena itulah saya menuliskan surat ini untuk kamu. Seseorang dengan akun twitter yang saya anggap cukup berpengaruh di timeline saya. Ah, dan saya juga jatuh cinta pandangan pertama pada Tumblr kamu, SADGENIC. Jadi bukan tanpa alasan kalau kamu tiba-tiba ada dalam daftar following saya di twitter pun di Tumblr. :)
Rahne, tiba-tiba saya merasa kata-kata saya tercekat karena menuliskan surat untuk pecinta kata yang hebat. Saya tidak bermaksud membuat kamu terkesan dengan apa yang saya tuliskan tapi saya harap saya bisa memulai awal yang baik untuk sebuah pertemanan. *deg-degan*
Ini gila, sebelumnya saya tidak menuliskan surat cinta untuk seorang wanita. But Rahne, u make me did it. haha. Saya memang tidak mengenal kamu sama sekali, tapi kalau saya jadi lelaki, well then Rahne, u are my kind of girl that i’m looking for. If i were a boy, i’ll be the one who belong to the twitter account of @jodohnyarahne :D :D *sumpah ini bukan #anjinggombal :D*
Tanpa basa-basi lagi di akhir surat ini saya ingin mengucapkan: “salam kenal yaaa Rahne”, semoga suatu saat saya bisa menyebutkan kalimat tadi secara langsung dan berjabat tangan dengan kamu.
You are made by love. That’s why you’re lovely
From
one of your thousand Followers, a girl who admire you most.
:)
---Oleh: diiinniii
(diambil dari: www.berceloteh.tumblr.com )
Celebritweets
Dear Rahne dan Vabyo,
I have a little confession to make. No, not a little dirty secret. Hanya pengakuan kecil yang (mungkin) sebenarnya tidaklah terlalu penting.
Begini. Sebetulnya, saya tidak berencana untuk ikut @piknikasik kemarin, karena terus terang saya selalu merasa kurang nyaman berada di tengah-tengah orang “baru”. I am an introvert that seems extroverted, at least that’s what people told me when they read my tweets. Saya selalu merasa gelisah. Mati gaya. Gaya mati meninggalkan belang. Halah! Begitulah pokoknya :))
But anyways, I am glad that I came! Yang merubah keputusan saya untuk akhirnya datang kemarin adalah karena kebetulan saat ini saya sedang menginap di daerah Ciganjur. Dan memang saya sedang sangat suntuk. Dan saya pun datang. Dan saya pun senang. Dan saya pun senang bahwa saya datang!
Dear Vabyo dan Rahne,
Terima kasih karena telah menyelenggarakan acara seasyik kemarin itu. Memang saya kemarin masih merasa canggung, tapi dengan seiringnya berjalannya menit dan jam, saya merasa lebih nyaman. Merasa berada di rumah. Merasa berada di tengah keluarga. And that feeling rocks!
Mengutip tweet saya sendiri kemarin sepulang saya dari Ragunan:
Tweeting friends seem understand us more than real life friends, because we only follow & be followed by people who share the same thoughts, And also because we don’t filter our thoughts, or try to be someone else we aren’t. Twitter is the place where people share their most honest thoughts.
Ya. Saya pikir, mungkin itu penyebabnya. Meskipun saya tidak kenal dengan sebagian besar orang yang hadir kemarin, dan tidak sempat bertegur sapa juga, tapi saya bahagia sekali bahwa akhirnya saya bertemu dengan sebagian orang-orang yang saya follow di Twitter.
Rahne,
Kemarin itu pertemuan kita ketiga ya? Yang pertama kita bertemu di Kemang saat Iru datang ke Jakarta. Yang kedua (dan lamanya tidak lebih dari lima menit) adalah saat gathering @anjinggombal di Thai & I - PIM.
Dari tiga pertemuan itu, saya berkesimpulan bahwa kamu adalah orang yang rendah hati, selalu ceria, cerdas, tetapi memiliki hati yang polos :)) Maaf, jika saya mengamatimu. It’s a curse. Saya tanpa sadar selalu mengamati orang. Hehe. Anyways, you are such a sweetheart, Rahne. And I believe that someday you’ll be more special than you are today in many ways.
Vabyo,
Thank you very much for the warm “hi”! Mungkin kamu mengenali saya melalui foto yang di-posting oleh Rahne di Twitternya, sebelum kami memasuki Taman Margasatwa Anak. But anyways, it was such a sweet surprise! Thanks for making me feel welcomed :))
Dear @rahneputri dan @vabyo,
Mungkin lain kali saya akan lebih “berani” lagi untuk hadir di acara-acara gathering semacam itu. Apalagi jika diadakannya tidak terlalu jauh :D
Mungkin ini bukan surat cinta ya, tetapi surat ucapan terima kasih dari salah seorang follower kalian yang mencintai pemikiran kalian yang tertuang dalam garis waktu saya, yang mengubah pertemanan dunia maya menjadi nyata. Dan yang pasti, yang baik budi dan tidak sombong. Kalau cuma Mas Boy aja sih lewat, lah :))
Sudahlah. Sebelum kalian bosan dan saya makin “menggaring”, sebaiknya saya sudahi dulu surat ini. Sampai bertemu di garis waktu, sebelum bertemu lagi di acara berikutnya.
Dengan cinta,
@Dear_Connie
---Oleh: Dear_Connie
(diambil dari: www.poeticonnie.tumblr.com )
Wanita Penguasa Kata
Kepada @rahneputri
Dear wanita dengan kamus kata - kata indah di jemarinya.
Akhirnya kita bertemu lagi di seuntai kertas dari seorang yang sungguh mengidolakanmu dalam kategori penulis kata - kata indah yang menginspirasi kehidupan yang penuh akan cinta.
sebenarnya tema yang diberikan oleh para tukang pos cinta kali ini sungguh membuat tanganku gemetaran karena harus mengirim surat kepada selebtwit yang kebetulan selebtwit yang aku idolakan adalah wanita perangkai kata - kata manis dimana aku ingin menjadi seperti dirimu.
dulu aku tidak suka dan entah mengapa aku bosan dengan apa yang dilakukan oleh penulis.
kata - kata yang terlalu biasa, berputar - putar, sampai - sampai imajinasiku mentok memikirkan kata - kata yang tidak biasa ku pakai lalu aku membacanya.
donor darah.
itu dimana kita pertama kalinya bertemu bukan?
duduk manis menunggu giliran, mengobrol sambil menyantap beberapa keping keripik kentang rasa keju.
engkau wanita yang polos dan lucu.
jujur, aku belum tau jika kau adalah seorang penulis yang paling aku kagumi pada abad ini.
dari situ aku memulai follow akun twittermu.
secara iseng aku membuka situs tumblrmu.
dan…
entah kenapa.
aku menemukan suasana yang berbeda di dunia penulis dalam tumblrmu.
pertama aku geli melihat kata - kata yang bisa diungkapkan hanya dengan satu kata tetapi kau menggambarkannya dengan bermacam kata yang menurutku sangatlah mubazir.
aku baca yang lainnya.
aku baca lagi.
dan akhirnya aku pun jatuh cinta pada tulisanmu.
lalu aku berbincang pada temanku yang mengenalkanku padamu. ya, Ridla yang menjadi teman menonton di bioskop ataupun musikal selama aku di Jakarta.
ternyata engkau adalah seorang penulis anjing gombal.
disitu aku mulai menganga.
secara spontan aku mulai berkhayal di saat itu.
ingin menulis kata - kata seperti apa yang kau tulis di halaman tumblrmu.
dan aku pun lalu membuat tumblr dan belajar menulis kata - kata indah sepertimu.
ingin sekali aku mention dirimu dan menuliskan 140 huruf yang intinya berisi kalau aku ingin diajarkan menulis kata - kata seperti itu.
tapi aku malu.
entah kenapa aku malu.
mungkin karena aku memang belum begitu terlalu sering bertemu dan kenal lebih jauh denganmu.
Kak Rahne, si pencinta kata.
aku selalu berharap jika aku menjadi dirimu.
penyulap kata - kata indah yang berserakan di kamus menjadi beraturan bila kau yang menulisnya.
aku.
pemuja ukiran kata - kata indah karyamu di dunia maya.
---Oleh: crezative
(diambil dari: www.crezative.tumblr.com )
Blogger Juga Ada Bapaknya
Kepada Bapak Blogger Indonesia yang murah senyum: @enda
Hai, bang Enda yang baik hati dan tidak sombong salam kenal (lagi) untukmu.
Pertama mengetahui bang Enda adalah bapaknya para blogger justru pada tahun 2007, lima tahun dari pertama kali aku membuat blog. Ketika orang lain hanya berkutat pada e-mail dan milis, aku sudah membuat blog untuk pengarsipan tulisan. Awalnya sih untuk sarana menulis dan ajang menarsiskan diri. *halah*
Mengenal sosok bang Enda secara tak sengaja blogwalking ke blog teman. Dia lulusan Teknik Kelautan ITB. Ngobrol dan tanya-tanya, eh, ternyata dia kenal bang Enda. “Dia mah seleb blogger,” begitu kata temanku. Kami tertawa bersama.
Predikat Bapak Blogger Indonesia mungkin tak salah. Karena sepak terjang abang untuk memasyarakatkan blog pada Indonesia. Kemudian menjadi Presiden bagi para blogger Indonesia menjadikan nama bang Enda semakin terkenal. Hingga pada saatnya bang Enda dan Ndoro Kakung juga para petinggi blog lainnya membuat dagdigdug.com sebagai wadah blog asli Indonesia. Keren! Aku punya akun di sana dan belum kuperbarui lagi *lupa paswor* *standar banget sih?*
Hingga setiap kali ada Pesta Blogger, aku tak pernah bisa hadir. Apes banget dah! Ada saja halangannya… Padahal ingin bertemu dengan bang Enda, satu-satunya orang yang ingin sekali kutemui dari ratusan petinggi blogger yang lain. *mulai lebay jaya*
Iya, sampai banyak teman yang bilang aku norak. “Pengen ketemu Enda sampai segitu desperatenya?” Aku hanya nyengir. Berteman di Facebook, following you on twitter, punya YMnya, tetap belum puas. Biar deh dibilang kampungan, norak, lebay, atau apapun itu.
Sukses terus ya Bang Enda Nasution. Semoga kiprahnya di dunia blog di Indonesia semakin berkibar. Jangan lupa rakyatmu yang satu ini ingin bertemu. *teteup* Di acara Pesta Blogger tahun ini? *crossfinger* Semoga tak ada halangan lagi…
dari seorang blogger (yang kata sebagian teman: veteran) dan tetap butuh ilmu perbloggeran: Andiana
Pagi cerah di Depok, semoga begitu pula di tempat bang Enda.
---Oleh: andiana
(diambil dari: www.romansapena.wordpress.com )
Untuk Si Penulis
Kepada :
@radityadika
Bang Dika,
Langsung aja ya? Ga usah pake basa-basi nanya kabar, aku cuma bisa ngarep yang terbaik buatmu.
Sudah lama aku pingin nulis surat semacam ini, tapi malu. Hehehe
Terus waktu ada kesempatan nulis surat semacam ini, yang pertama kali terlintas, ya nulis buat bang dika. Semoga, ini bisa memberikan tambahan semangat buatmu ya!
Meskipun kalau dimention bang dika sering nyuekin, tapi aku tetep follow loh!
Aku suka tulisanmu, terlihat pintar. Pasti seneng banget ya kalo kita bisa ngobrol, ga bakalan bosen, karena mungkin banyak banget yang bisa diomongin.
Aku suka nebeng baca gratis di toko buku bang, ngebaca bukunya bang dika yang dikomikin. Soalnya kalo beli, ntar sehari aja udah abis. (ngeles sih sebenernya)
Tapi aku tetep beli ko kalo ada yang menyangkut raditya dika. Meskipun ga semuanya, cukup yang aku denger aja.
Aku seneng ngebaca tulisan kamu, apalagi waktu lagi romantis, itu kurang lebih lah sama neil gaiman. Mudah-mudahan ntar tulisanmu bisa setaraf itu ya! Can’t wait. Dulunya aku juga ga ngeh sama buku-bukumu, tapi terus nyoba baca satu. Ternyata nyesel. Soalnya aku bisa ngabisin satu hari baca terus. Ada ya, orang kaya gini dikehidupan nyata. Ini serius.
Oya, waktu kamu dateng ke Jogja buat talkshow, aku juga dateng loh. Tapi ga bisa ngeliat soalnya kamu dikerubutin orang banyak, lagian aku pendek. Jadinya cuma denger suaranya aja. Itupun waktu udah mau abis. Tapi seneng! Soalnya bisa ngebanggain ke temen-temen, meskipun mereka juga ga peduli. Tapi aku peduli bang!
Sebenernya ini surat cinta atau surat fans sih?
Aku ga jago ngegombal bang, jadi mungkin kalo disuruh nulis surat cinta, ya gini lah. Sugesti aja bang,, angap ini surat cinta…suraaaat cintaaaaa
Maka jadilah ini surat cinta. Dan aku yakin, yang ngirim surat cinta untukmu bukan cuma aku. Dan mungkin, dibanding mereka, aku standar banget. Karena cinta susah untuk dideskripsikan, dan aku ga yakin apa yang aku rasain ini. Dan mungkin, cinta itu overrated. Tapi bisa dong, ini dijadiin koleksi. Setidaknya, cuma itu.
Hmmm…
Mungkin segini aja ya bang, sejujurnya, banyak banget yang mau aku ceritain, tapi aku ga tau gimana nulisnya. Sumpah, tangan ini masih pingin ngetik panjang-panjang dan perut ini melilit membayangkan seandainya surat ini sampai di layar laptopmu.
Aku mengharapkan terbaik buat bang dika, dan semoga semua tulisanmu mampu membuat aku tetap cinta, aku, dan semua orang. Semoga keluargamu juga diberi yang terbaik, aku ngefans sama mereka J
Oya, sama supirnya bang dika! Ha! Aku penasaran sama dia. Hehehehe
Semoga bang dika cepet punya pacar, supaya aku bisa menemukan setidaknya satu cerita romantis di bukumu yang akan datang.
Aku nungguin bang, nulis yang semangat ya! Tetap seperti ini, jangan berubah, tapi boleh loh jadi lebih baik lagi.
Dan meskipun nanti di twitter mention aku bakal ga kebaca karena tertimpa mention-mention dari followersmu yang lain, aku tetap setia bang, selama kamu masih menuliskan tulisan-tulisan cerdasmu.
Lah ini jadi panjang banget ya.
Tertanda,
Aku.
---Oleh: AADNIW
(diambil dari: www.marahmarahmulu.wordpress.com )
Ceritanya Penggemar
Helvetica dan Pemilik Senyum yang Tulus
kepada @heykila
ini untukmu , yang menjadi kekasihnya..
hai usagi..
mungkin kau tidak akan mengira menerima surat kaleng ini.
perkenalkan, aku orang yang sangat mengagumi dan mencintai kekasihmu.
iya, tuxedo bertopengmu itu :D
maaf, kalau aku lancang mengirimimu surat seperti ini.
ini bukan surat ancaman atau apalah itu namanya.
ga ada maksud apa-apa kok.
aku hanya ingin mengucapkan selamat untukmu.
selamat karena kau lah yang menjadi pilihan hatinya :)
hei usagi,
kau tau, sejujurnya aku iri denganmu lho.
aku juga cemburu ketika tau kalau dia adalah tuxedo bertopeng milikmu.
apalagi setelah itu aku melihat kau dan dia sedang bercanda dan mengumbar kata cinta yang kadang muncul di garis waktuku.
aku iri dan terkadang benci ( maaf ya ).. :))
tapi aku sadar, kecemburuanku tak akan merubah apapun dan malah akan membuatku semakin gila memikirkannya.
maka ku putuskan untuk ikhlas dan menyadari kenyataan bahwa dia adalah milikmu yang tak mungkin ku ganggu.
karena dengan melihat dia bahagia dan mampu tersenyum kepada dunia saja itu sudah cukup untukku tersenyum juga dalam menghadapi rindu yang semakin menggila ini.
dan maaf ya usagi, terkadang aku mengintip sedikit Timelinemu untuk melihat seperti apa kekasih dari orang yang aku kagumi.
dan ternyata kau sama dengannya.
mengagumkan :)
pantas saja dia menyukaimu.
sekali lagi selamat :)
tapi maaf lagi, diam-diam aku masih merindukannya :')
usagi,
kau tau, kenapa aku mengagumi kekasihmu ?
kau tak tau ?
boleh ku ceritakan sedikit ?
hmm, awalnya aku mengaguminya lewat kata.
aku suka dengan racauannya yang terkadang lucu, puitis dan misterius.
aku juga suka dengan dia yang sangat unik.
tentu saja kau mengerti tentang keunikannya yang ku maksud.. :D
dan akhirnya suatu hari, aku pernah mendengar suaranya satu kali.
dan sejak itu, maaf.. aku mulai merasa ada yang aneh dalam dadaku.
ada suatu rasa yang cukup hebat mengguncang sukma, yang ketika itu mampu membuat semestaku berhenti sejenak.
dan yah, aku mengaguminya karena suara juga.
iya, suaranya. dia memiliki suara yang meneduhkan hati.
entahlah, aku sulit menggambarkannya seperti apa.
yang jelas, suaranya mampu membuatku tidak tidur semalaman.. :)
dan aku mulai err..... sedikit merindukannya saat itu.
duh, maaf ya. jadi curhat..:-|
hmm, usagi..
untuk yang ke sekian lagi aku ucapkan selamat yaa..
aku tak perlu mengatakan padamu untuk menjaganya karena aku yakin kamu akan melakukannya.
aku senang melihat tawanya ketika dia sedang bersamamu.
seperti memancarkan kebahagiaan yang jarang ku lihat sebelumnya. semoga tawa itu yang akan terus tergambar di wajahnya, selamanya..
dan aku harap kalian berdua mampu mewujudkan impian kalian untuk bertemu dan bernyayi bersama di bangku taman milikmu itu :')
sepertinya suratku ini sudah terlalu panjang ya :))
hmm, ku sudahi saja surat ini. maaf jika ada kata-kata dariku yang tidak berkenan di hatimu,
karena aku memang tidak pintar menulis surat.. :))
terima kasih sudah mau membuang banyak waktumu percuma hanya untuk membaca suratku yang tidak terlalu penting ini sebenarnya.. :D
yauda deh, makasih untuk perhatiannya ya usagi..
aku bahagia untuk kalian... :')
salam,
aku yang lancang merindukan kekasihmu.